Siomay Kembali Masuk dalam Daftar Jajanan Terbaik Dunia

  • 15 Apr 2025 15:21 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Siomay, street food paling popular di Indonesia yang terbuat dari adonan ikan yang berbentuk bulat dan dimasak dengan cara dikukus. Sederhana dan murah meriah, jajanan kaki lima ini selalu punya ruang di hati banyak orang.

“Suka jajan siomay, apalagi dibanyakin sayur kol, lebih enak ditambah kecap di saus kacangnya,” ucap Lusi Purnamasari, warga kota Tanjungpinang, Selasa (15/4/2025).

Dikutip dari situs Taste Atlas, siomay khas Indonesia berhasil masuk ke dalam daftar street food terbaik di dunia, mengungguli berbagai makanan terkenal dari negara lain. Siomay berada pada posisi ke tiga dalam daftar Street Foods in the World 2025, dengan nilai 4,7 dari 5.

Siomay berasal dari makanan Tiongkok bernama Shumai, yaitu, pangsit kukus berisi daging babi atau udang. Di Indonesia, makanan ini diadaptasi oleh masyarakat local, terutama etnis Tionghoa di Bandung yang menggunakan ikan Tenggiri, karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dan tidak mengonsumsi babi.

Berbeda dari Shumai asli yang hanya satu jenis, siomay Indonesia biasanya disajikan bersama kentang kukus, kol gulung kukus, pare, tahu isi, dan telur rebus. Semuanya disiram dengan saus kacang yang gurih, manis, dan sedikit pedas. Kombinasi ini menciptakan rasa dan tekstur yang kompleks namun seimbang.

Metode pengukusan membuat siomay jadi pilihan jajanan yang lebih sehat dibandingkan gorengan. Karena dimasak dengan cara dikukus, bukan digoreng, nutrisi ikan dan sayuran tetap terjaga tanpa tambahan minyak berlebih.

Saus kacang dalam siomay dibuat dari kacang tanah sangrai, bawang putih, cabai, garam, gula, dan kadang tambahan perasan jeruk limau atau jeruk sambal. Saus kacang inilah yang membedakan siomay dari Shumai versi negara lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....