Ketupat Lebaran, Tradisi yang Tak Tergantikan

  • 01 Apr 2025 15:20 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Lebaran identik dengan berbagai tradisi khas yang selalu dinantikan, salah satunya adalah menyantap ketupat. Makanan yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan anyaman daun kelapa ini menjadi sajian wajib di banyak keluarga saat perayaan Idul Fitri.

Bagi Harry Setiadi, ketupat bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari tradisi keluarga yang tidak boleh dilewatkan. Setiap Lebaran, ia selalu meminta istrinya untuk menyajikan ketupat asli yang dibungkus dengan daun kelapa.

Menurutnya, ketupat memiliki cita rasa khas yang lebih lezat dibandingkan lontong yang dibungkus dengan plastik. Perbedaan pilihan ini menggambarkan bagaimana tradisi Lebaran terus berkembang mengikuti zaman.

"Ketupat itu sajian wajib di keluarga kami. Saya selalu meminta istri untuk memasaknya karena rasanya lebih enak dibandingkan lontong plastik," ujar Harry, Selasa (1/4/2025).

Di tengah kesibukan dan gaya hidup yang semakin praktis, banyak keluarga memilih untuk membeli lontong yang lebih mudah disiapkan. Lontong yang dibungkus dengan plastik kini menjadi alternatif yang banyak dipilih karena lebih praktis dan cepat dibuat.

Bagi sebagian orang, memasak ketupat sendiri merupakan bagian dari kebersamaan dan warisan budaya yang perlu dijaga. Sementara bagi yang lain, kepraktisan menjadi pertimbangan utama dalam menikmati hidangan khas Lebaran.

“Namun, bagi saya, sensasi menyantap ketupat asli dengan aroma khas daun kelapa tetap tidak tergantikan,” ucapnya.

Meski begitu, baik ketupat maupun lontong, keduanya tetap menjadi bagian penting dalam perayaan Idulfitri, melengkapi berbagai hidangan khas seperti opor ayam, rendang, dan sambal goreng ati yang selalu menggugah selera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....