Teh Obeng Minuman Legend dari Kepri
- 31 Mar 2025 23:40 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Siapa yang tidak suka dengan Teh manis ? apalagi jika teh manis di tambah dengan es batu, tentunya sangat mengunggah selera terutama jika diminum saat panas terik disiang hari. Teh manis dibuat dari seduhan teh ditambah gula dan juga es batu. Jenis teh yang digunakan bisa bermacam-macam seperti teh Oloong, teh hitam, Teh merqah dan lain-lain.
Namun ada sebuah nama yang cukup unik untuk sebutan es teh manis di daerah Kepulauan Riau seperti di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang. Masyarakat daerah ini menyebut es teh manis dengan nama “Teh Obeng". Terdengar aneh memang tapi tenang saja, nama teh Obeng ini hanya sebuah nama. Teh Obeng bukan lah teh yang di aduk dengan alat pertukangan atau alat perlistrikan. Teh Obeng tetap dibuat dari seduhan teh, dicampur dengan gulan dan juga es batu.
Teh obeng, sebutan untuk es teh manis, berasal dari kata "teh apeng" dalam bahasa Hokkien, yang kemudian berubah menjadi "obeng" karena pengaruh dialektika bahasa Melayu di Batam.
Asal kata "Teh obeng" berasal dari "teh apeng" dalam bahasa Hokkien, yang merujuk pada minuman teh yang disajikan dengan es kristal atau Apeng. Seiring waktu, sebutan "teh apeng" mengalami transformasi menjadi "teh obeng" karena pengaruh bahasa Melayu yang menjadi bahasa ibu masyarakat Batam.
Menurut situs Pemerintah Kota Batam, Teh Apeng Dalam Bahasa warga Xin Cia Po, adalah sebutan untuk minuman khas yang berbahan dasar daun teh seduh yang direbus dan memiliki aroma herbal yang sangat khas yang kemudian disajikan dengan campuran Es kristal atau “Apeng” dalam bahasa warga Xin Cia Po. Sehingga disebut Teh Apeng untuk Minuman Teh dengan Es atau yang lebih dikenal dengan nama Es Teh Manis di Indonesia ini.
Sedangkan untuk Minuman Teh Panas di sebut “Teh O” yang artinya the panas dalam bahasa warga Xin Cia Po atau Singapura tersebut yang hingga saat ini didominasi oleh warga dari etnis Tionghoa.
Kota Batam yang bersisian langsung dengan Xin Cia Po, juga banyak dihuni oleh warga keturunan Tionghoa yang sebagiannya memang masih memiliki garis keluarga langsung dengan warga Tionghoa yang berasal dari Xin Cia Po. Kata Teh Apeng ini lama kelamaan berubah menjadi The Obeng ketika disebutkan oleh keturanan Tionghoa Xin Cia Po yang telah bermukim di Kota Batam sebagai pengaruh asimilasi dialektika dari bahasa Melayu Indonesia yang menjadi bahasa Ibu warga Asli Kota Batam sejak dahulunya.
Jadilah “Teh Obeng dan Teh O” ini menjadi salah satu khazanah kekayaan lokal Kota Batam yang juga terkenal dengan sebutan Negeri Bandar Dunia Madani ini. Hingga saat ini Sebutan “Teh Obeng dan Teh O” Minuman Khas berbahan dasar dedaunan yang termasuk varian minuman herbal ini melegenda dan menjadi salah satu ciri khas sebutan pembeda untuk minuman yang sama dari seluruh wilayah nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....