Kenapa Kita Suka Menyimpan Barang Tak Terpakai?
- 30 Sep 2026 09:15 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Tanpa disadari, sebagian orang memiliki kebiasaan menyimpan barang yang sebenarnya sudah jarang atau bahkan tidak pernah digunakan. Mulai dari pakaian lama, kardus, botol, peralatan rumah tangga hingga barang pemberian yang memiliki kenangan tertentu.
Kepala Biro Psikolog My Psikolog, Mirta Yolanda, mengatakan kebiasaan menyimpan barang dapat berkaitan dengan nilai emosional maupun anggapan bahwa barang tersebut masih akan berguna suatu hari nanti.
“Biasanya ada alasan emosional atau pertimbangan bahwa barang tersebut masih memiliki manfaat di kemudian hari ,” ujar Mirta Yolanda, Selasa, 29 September 2026.
Barang yang menyimpan kenangan juga cenderung lebih sulit dilepaskan. Foto, hadiah, pakaian lama atau benda pemberian orang terdekat sering kali dianggap memiliki nilai lebih karena mengingatkan seseorang pada pengalaman tertentu.
Selain alasan emosional, kebiasaan menyimpan juga bisa muncul karena rasa khawatir akan membutuhkan barang tersebut di kemudian hari. Akibatnya, barang yang awalnya hanya disimpan sementara justru terus bertambah dari waktu ke waktu.
Jika tidak dikendalikan, tumpukan barang dapat membuat ruang menjadi lebih sempit dan membutuhkan waktu lebih banyak untuk dirapikan. Karena itu, memilah barang secara berkala dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga rumah tetap nyaman.
Barang dapat dikelompokkan berdasarkan kondisinya, seperti masih sering digunakan, jarang digunakan, bisa diberikan kepada orang lain, didaur ulang atau sudah tidak layak digunakan. Dengan begitu, menyimpan barang bukan menjadi persoalan selama masih ada alasan yang jelas dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Sesekali, merapikan lemari atau sudut rumah juga bisa menjadi kesempatan untuk menentukan barang mana yang memang masih dibutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....