Menguap Bisa Menular, Ini Penjelasan Ilmiah Sederhananya
- 16 Sep 2026 13:16 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Menguap ternyata bukan hanya tanda tubuh sedang mengantuk atau lelah. Fenomena ini juga dapat “menular” ketika seseorang melihat, mendengar, bahkan terkadang hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Melansir dari situs halodoc.com, menguap bisa menular dengan aktivitas otak dan respons sosial manusia. Ketika melihat orang lain menguap, otak dapat merespons secara otomatis sehingga memicu keinginan untuk melakukan hal yang sama. Respons tersebut dikenal sebagai contagious yawning atau menguap yang menular.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa fenomena ini berkaitan dengan kemampuan manusia dalam menangkap dan merespons perilaku orang lain. Respons tersebut tidak selalu muncul pada setiap orang, karena dipengaruhi kondisi, perhatian, hubungan sosial, dan situasi ketika seseorang melihat orang lain menguap.
Menariknya, menguap menular juga tidak terbatas pada interaksi langsung. Seseorang bisa ikut menguap setelah melihat gambar, video, atau mendengar suara orang yang menguap. Artinya, rangsangan sederhana yang berkaitan dengan menguap dapat memicu respons tersebut.
Meski terlihat sederhana, menguap menular menunjukkan bagaimana tubuh manusia dapat merespons lingkungan sosial secara spontan. Jadi, jika setelah membaca berita ini Anda tiba-tiba ikut menguap, kemungkinan bukan kebetulan—menguap memang dapat memicu respons serupa pada orang lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....