Tips Menyimpan Makanan agar Lebih Tahan Lama
- 31 Agt 2026 09:58 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Menyimpan makanan dengan metode yang benar adalah langkah penting untuk mempertahankan mutu dan keamanan pangan. Makanan yang cepat busuk memerlukan penanganan sesuai dengan jenis dan keadaan penyimpanannya.
Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat merekomendasikan agar makanan yang memerlukan pendinginan tidak dibiarkan terlalu lama dalam suhu ruang karena hal itu dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah temperatur lemari es dan freezer.
FDA merekomendasikan agar suhu kulkas berada di atau di bawah 4 derajat Celsius, sementara suhu freezer sebaiknya sekitar -18 derajat Celsius. Temperatur yang tepat dapat membantu menghambat pertumbuhan sejumlah besar bakteri pada makanan yang cepat busuk.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengisi kulkas secara berlebihan agar sirkulasi udara dingin tetap berjalan dengan lancar.Selain suhu, makanan sebaiknya disimpan dalam wadah yang bersih dan tertutup dengan rapat.
Dilansir dari Food Safety and Inspection Service (FSIS) USDA, sisa makanan bisa ditutup atau dibungkus dengan baik menggunakan wadah penyimpanan atau kemasan yang kedap udara. Metode ini dapat membantu mempertahankan kelembapan makanan dan mencegahnya dari menyerap bau bahan lain yang ada di dalam kulkas.
Makanan yang telah dimasak atau sisa makanan juga tidak boleh dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan. FSIS USDA merekomendasikan agar makanan yang cepat rusak segera didinginkan dan tidak dibiarkan lebih dari dua jam pada suhu ruang. Makanan yang tidak terpakai dapat ditempatkan ke dalam wadah yang lebih kecil dan datar supaya proses pendinginannya jadi lebih cepat. Untuk penyimpanan di lemari es, sebagian besar makanan yang dimasak sebaiknya dimakan dalam waktu tiga hingga empat hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....