Cegah Stunting sejak Remaja, Dinkes Tanjungpinang Soroti Gizi Remaja Putri
- 29 Agt 2026 09:34 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pencegahan stunting dinilai perlu dimulai sejak remaja, khususnya dengan memperhatikan kondisi gizi remaja putri yang nantinya akan menjadi calon ibu.
Analis Gizi Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Renta Paulina, mengatakan remaja putri yang mengalami masalah gizi berisiko tumbuh menjadi perempuan dewasa dengan status gizi yang kurang baik.
“Kalau dari remaja putrinya sudah mengalami masalah gizi, kemungkinan besar dia akan tumbuh menjadi perempuan dewasa dengan status gizi yang kurang baik,” ujar Renta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi gizi ibu dapat berpengaruh terhadap kehamilan dan kesehatan bayi. Ibu dengan status gizi yang kurang baik berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yang menjadi salah satu faktor risiko stunting.
“Jadi pencegahan stunting harus dimulai dari hulu. Jangan menunggu anak lahir baru dilakukan intervensi. Remaja putri harus kita siapkan karena mereka nantinya menjadi calon ibu,” ucapnya.
Renta menyebut, tantangan saat ini juga datang dari perubahan gaya hidup remaja yang cenderung kurang bergerak dan banyak menghabiskan waktu dengan gadget, bahkan hingga mengganggu pola tidur.
“Edukasi tentang gizi seimbang, aktivitas fisik dan tidur yang cukup harus terus digalakkan. Intervensi sejak remaja ini penting untuk menyiapkan calon ibu yang sehat,” katanya.
Ia berharap perhatian terhadap gizi remaja putri dapat dilakukan secara bersama-sama, sehingga upaya memutus rantai stunting dapat dilakukan sejak dini dan menghasilkan generasi yang lebih sehat di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....