Bahaya Paparan Suara Keras Melalui Earphone
- 23 Agt 2026 12:21 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Earphone telah menjadi perangkat yang banyak digunakan untuk mendengarkan musik, menonton video, mengikuti rapat daring, hingga menerima panggilan telepon. Namun, kebiasaan menggunakan earphone dengan volume terlalu tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pada pendengaran.
Dilansir dari laman World Health Organization (WHO), paparan suara keras dari perangkat audio, termasuk penggunaan earphone dengan volume tinggi dalam waktu lama, dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran akibat kebisingan (noise-induced hearing loss). WHO memperkirakan lebih dari satu miliar remaja dan dewasa muda di dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran karena praktik mendengarkan yang tidak aman.
Gangguan pendengaran akibat kebisingan terjadi ketika sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam mengalami kerusakan akibat paparan suara yang terlalu keras atau berlangsung terus-menerus. Kerusakan tersebut dapat berkembang secara perlahan dan sering kali tidak disadari hingga kemampuan mendengar mulai menurun.
Risiko gangguan pendengaran dipengaruhi oleh tingkat volume dan lamanya paparan suara. Semakin tinggi volume dan semakin lama durasi mendengarkan, semakin besar pula risiko terjadinya kerusakan pada sistem pendengaran.
Kajian dalam Korean Journal of Otorhinolaryngology-Head and Neck Surgery menunjukkan penggunaan earphone dengan fitur noise cancelling membantu pengguna mendengarkan audio pada volume yang lebih rendah dibandingkan earphone biasa, terutama di lingkungan yang bising. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa menurunkan volume suara saat menggunakan perangkat audio merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kerusakan pendengaran akibat paparan kebisingan.
Selain mengatur volume, kebiasaan memberikan waktu istirahat bagi telinga setelah menggunakan perangkat tersebut juga penting dilakukan. Menghindari penggunaan perangkat audio secara terus-menerus dalam waktu lama dapat membantu mengurangi paparan suara yang berlebihan terhadap telinga.
Apabila mulai muncul gejala, seperti telinga berdenging, pendengaran terasa berkurang, atau suara terdengar kurang jelas setelah menggunakan perangkat audio tersebut, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan ke tenaga kesehatan dapat membantu menemukan penyebab gangguan sekaligus mencegah penurunan fungsi pendengaran yang lebih lanjut.
Oleh karena itu, penggunaan earphone secara bijak menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan pendengaran. Dengan mengatur volume, membatasi durasi penggunaan, serta memanfaatkan fitur yang membantu mengurangi paparan kebisingan, masyarakat dapat menikmati perangkat audio dengan lebih aman sekaligus melindungi fungsi pendengaran dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....