Kenali Penyebab Kaki Pecah-pecah dan Cara Mencegahnya
- 21 Agt 2026 10:12 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kaki pecah-pecah merupakan kondisi yang cukup umum terjadi, terutama pada bagian tumit. Kondisi ini umumnya disebabkan kulit kehilangan kelembapan. Namun, sejumlah faktor lain juga dapat memicu kulit kaki menjadi kering hingga pecah-pecah.
Dilansir dari https://www.alodokter.com/7-penyebab-kaki-pecah-pecah-dan-cara-mencegahnya, salah satu penyebab kaki pecah-pecah adalah penggunaan sabun atau produk perawatan kulit yang mengandung bahan kimia keras. Kandungan tersebut dapat mengurangi minyak alami atau sebum pada kulit yang berfungsi menjaga kelembapan. Akibatnya, kulit kaki menjadi lebih kering, mengelupas, dan mudah pecah.
Kebiasaan berdiri atau berjalan dalam waktu lama juga dapat meningkatkan risiko kaki pecah-pecah. Tekanan dari berat badan serta gesekan antara kulit kaki dan sepatu yang terjadi secara berulang dapat membuat kulit, terutama di bagian tumit dan telapak kaki, menjadi lebih mudah mengalami keretakan.
Penggunaan sepatu yang tidak sesuai ukuran turut menjadi salah satu pemicunya. Sepatu yang terlalu sempit dapat memberikan tekanan berlebih pada kaki, sedangkan sepatu yang terlalu longgar dapat menyebabkan gesekan berulang. Kondisi tersebut dapat semakin meningkatkan risiko pecah-pecah, terutama jika kaki tidak menggunakan kaus kaki.
Kebiasaan mandi menggunakan air panas dalam waktu lama juga perlu diperhatikan. Air panas dapat mengurangi kelembapan alami kulit sehingga kulit menjadi kering. Jika dilakukan terlalu sering, kondisi tersebut dapat membuat kulit kaki lebih rentan mengelupas dan pecah-pecah.
Faktor usia juga berpengaruh terhadap kondisi kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan kelembapan alami kulit cenderung menurun. Akibatnya, kulit menjadi lebih kering dan berisiko mengalami pecah-pecah.Selain itu, perubahan cuaca dapat memengaruhi kelembapan kulit.
Kondisi udara dengan kelembapan rendah juga dapat membuat kulit kehilangan cairan lebih cepat sehingga menjadi kering. Dalam kondisi tertentu, kaki yang sebelumnya sehat pun dapat mengalami kulit kasar dan pecah-pecah.
Kaki pecah-pecah juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti dermatitis atopik, psoriasis, atau eksim. Pada kondisi tersebut, kulit tidak hanya dapat pecah-pecah, tetapi juga berpotensi mengalami ruam dan rasa gatal.
Meski pada umumnya tidak berbahaya, kaki pecah-pecah dapat menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman, terutama jika keretakan kulit semakin dalam. Karena itu, menjaga kelembapan dan mengurangi faktor pemicunya penting dilakukan untuk membantu mencegah kondisi tersebut.
Pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan sepatu yang sesuai ukuran kaki dan menghindari berjalan tanpa alas kaki, terutama di permukaan yang kasar atau panas. Kebiasaan mandi dengan air panas dalam waktu lama juga sebaiknya dikurangi.
Penggunaan kaus kaki yang mampu menyerap keringat dengan baik, seperti berbahan katun, dapat membantu menjaga kenyamanan kaki. Bantalan tambahan pada sepatu juga dapat digunakan untuk mengurangi tekanan dan gesekan pada telapak kaki.
Dengan mengenali berbagai penyebabnya, masyarakat dapat lebih memperhatikan kesehatan kulit kaki. Perawatan sederhana dan kebiasaan sehari-hari yang tepat dapat membantu menjaga kulit tetap lembap sekaligus mengurangi risiko kaki pecah-pecah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....