Kenali Gejala Depresi Remaja sejak Dini Demi Masa Depan
- 28 Jul 2026 10:43 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang — Depresi pada remaja masih sering terabaikan karena perubahan suasana hati kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses pendewasaan. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi tanda gangguan kesehatan mental yang membutuhkan perhatian serius agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih berat.
Dilansir dari Alodokter, berbagai faktor dapat memicu depresi pada remaja, mulai dari faktor genetik, perubahan hormon, pengalaman traumatis, rendahnya rasa percaya diri, gangguan belajar, penyakit kronis, hingga penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. Jika tidak ditangani, depresi berisiko memicu keinginan menyakiti diri sendiri bahkan bunuh diri.
Gejala depresi pada remaja dapat berupa mudah menangis, mudah marah, kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari, sulit berkonsentrasi, prestasi belajar menurun, gangguan tidur, mudah lelah, keluhan sakit kepala atau sakit perut, serta perubahan pola makan. Karena gejala tersebut sering menyerupai perubahan emosi pada masa remaja, orang tua, keluarga, dan guru perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku yang terjadi.
Orang tua memiliki peran penting dalam proses pemulihan remaja yang mengalami depresi. Dukungan dapat diberikan dengan membangun komunikasi yang terbuka, mendengarkan keluh kesah anak tanpa menghakimi, mengajak menerapkan gaya hidup sehat, membatasi penggunaan gawai secara bijak, serta menciptakan lingkungan keluarga yang nyaman dan suportif.
Apabila gejala depresi berlangsung dalam waktu lama atau semakin berat, remaja perlu segera mendapatkan bantuan dari psikolog atau psikiater. Penanganan melalui psikoterapi maupun pengobatan sesuai anjuran dokter dapat membantu remaja pulih dan mencegah dampak yang lebih serius terhadap kesehatan mental serta masa depannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....