Smoothie atau Jus Buah, Mana yang Lebih Sehat?

  • 20 Jul 2026 15:38 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Buah adalah sumber penting vitamin, mineral, serat, dan antioksidan untuk mempertahankan kesehatan tubuh. Dalam bentuk penyajian, buah biasanya diolah menjadi smoothie atau jus.

Walaupun keduanya berasal dari buah, terdapat perbedaan dalam cara pembuatan dan komposisi nutrisinya. Smoothie umumnya dibuat dengan menghaluskan seluruh bagian buah, termasuk ampasnya, sementara jus biasanya memisahkan sari buah dari ampas yang membuat kandungan seratnya berkurang.

Dilansir dari Asosiasi Jantung Amerika, Sugars Added, dari segi kandungan gizi, smoothie umumnya dianggap lebih mengenyangkan karena tetap mengandung serat alami dari buah. Serat membantu memperlambat gula diserap ke dalam darah, menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan juga membantu memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Sebaliknya, jus buah yang sudah disaring biasanya memiliki kandungan serat yang lebih sedikit, sehingga gula alami dari buah dapat diserap oleh tubuh dengan lebih cepat. Oleh sebab itu, mengonsumsi buah utuh atau smoothie tanpa tambahan gula biasanya lebih disarankan dibandingkan jus yang sudah disaring.

Akan tetapi, smoothie tidak selalu menjadi pilihan yang lebih baik untuk kesehatan. Banyak smoothie siap saji yang mengandung gula, sirup, es krim, atau krim sehingga kadar kalori dan gulanya meningkat secara signifikan.

Demikian juga dengan jus buah dalam kemasan yang sering kali mengandung tambahan gula dan pemanis lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan informasi gizi yang tertera pada kemasan atau, jika memungkinkan, membuat smoothie dan jus sendiri di rumah tanpa menambahkan gula agar nutrisi tetap terjaga.

Bagi individu dengan kondisi kesehatan spesifik, seperti diabetes atau yang sedang menjaga berat badan, smoothie yang terbuat dari buah utuh dengan tambahan sayuran, yogurt rendah lemak, atau susu rendah lemak bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena memiliki indeks glikemik yang lebih seimbang. Namun, porsi konsumsi tetap harus diperhatikan karena buah mengandung gula alami (fruktosa). Makan buah secara langsung masih merupakan cara terbaik untuk mendapatkan manfaat serat secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....