Kelas Edukasi ASI Eksklusif PkM Kebidanan Poltekes Kemenkes Sangat Bermanfaat
- 29 Jun 2026 17:35 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ketua Kader Posyandu Saliara, Suhaimi, mengapresiasi kegiatan yang digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Kebidanan Poltekes Kemenkes Tanjungpinang. Kegiatan yang mengambil tema "Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemberdayaan Ibu Hamil melalui Kelas Edukasi ASI Eksklusif" di Posyandu Saliara, wilayah kerja Puskesmas Batu 10, Kota Tanjungpinang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kader posyandu.
"Kami sangat berterima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh tim pengabmas dosen dari Prodi DIII Kebidanan poltekkes kemenkes Tanjungpinang. Materi yang disampaikan tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga langsung dipraktikkan sehingga ibu-ibu menjadi lebih percaya diri dalam mempersiapkan proses menyusui,” ujar Suhaimi, Senin, 29 Juni 2026.
Dirinya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Karena kader mendapatkan tambahan ilmu yang nantinya akan diteruskan kepada masyarakat melalui kegiatan Posyandu.
Salah seorang ibu hamil, Roza, mengatakan dirinya memperoleh penetahuan baru tekait dengan persiapan kelahiran. Sebelumnya pengetahuan seperti itu, belum pernah diterimanya.
"Sebelumnya saya hanya mengetahui bahwa bayi harus diberi ASI, tetapi belum memahami cara menyusui yang benar maupun cara merawat payudara selama hamil. Setelah mengikuti pendampingan ini, saya jadi lebih siap menghadapi proses menyusui nanti," ujar Roza.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan hasil pendidikan dan penelitian untuk memberikan solusi terhadap permasalahan kesehatan masyarakat. Pendekatan pemberdayaan yang melibatkan ibu hamil, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif dan mendukung terwujudnya generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di Kota Tanjungpinang.
Melalui kegiatan ini diharapkan Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam membangun kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan sejak masa kehamilan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....