Jalan Kaki atau Jogging, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

  • 17 Jun 2026 17:49 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Jalan kaki dan jogging adalah dua bentuk olahraga kardio yang simpel dilakukan serta memiliki berbagai keuntungan bagi kesehatan. Keduanya mampu meningkatkan kebugaran fisik, memelihara kesehatan jantung, dan mendukung pengaturan berat badan.

Perbedaan utama antara keduanya ada pada tingkat intensitas latihan, di mana jogging dilakukan dengan kecepatan yang lebih cepat daripada berjalan kaki. Dilansir dari World Health Organization (WHO), orang dewasa disarankan untuk berolahraga dengan intensitas sedang selama 150–300 menit per minggu atau dengan intensitas tinggi selama 75–150 menit per minggu untuk mendapatkan keuntungan kesehatan yang maksimal.

Berkeliling dengan berjalan kaki adalah pilihan olahraga yang sesuai untuk hampir semua rentang usia karena termasuk aktivitas dengan intensitas rendah hingga sedang dan memiliki risiko cedera yang cukup minim. Kegiatan ini bisa membantu mengurangi tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, dan memperbaiki suasana hati.

Di samping itu, berjalan kaki juga lebih mudah untuk dilakukan secara teratur karena tidak memerlukan perlengkapan khusus atau tingkat kebugaran yang tinggi. Berjalan kaki secara teratur dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.

Sebaliknya, jogging dapat membakar lebih banyak kalori dalam waktu yang lebih singkat daripada berjalan kaki. Kegiatan ini juga ampuh dalam memperbesar kapasitas paru-paru, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Sebuah studi yang dirilis oleh American Heart Association menunjukkan bahwa berlari secara rutin dapat mengurangi risiko kematian karena penyakit jantung dan memperpanjang usia. Namun, karena intensitasnya lebih tinggi, jogging membawa risiko cedera pada otot dan sendi yang lebih besar, terutama jika dilakukan tanpa pemanasan atau teknik yang benar.

Pemilihan antara berjalan kaki dan jogging sebaiknya disesuaikan dengan kesehatan, usia, serta tujuan kebugaran setiap individu. Bagi pemula, lansia, atau orang yang memiliki masalah sendi, berjalan kaki bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Sementara itu, bagi mereka yang ingin meningkatkan kebugaran dengan cepat dan memiliki kondisi fisik bagus, jogging bisa menjadi pilihan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....