Psikolog dan Psikiater, Apa Sih Bedanya?

  • 31 Mei 2026 09:13 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Generasi saat ini dapat dikatakan sangat dekat dengan issue kesehatan mental yang secara otomatis membuat mereka mengenal psikolog dan psikiater. Namun masih banyak juga yang belum dapat membedakan perbedaan antara keduanya.

Zahra Muhammad, Psikolog klinis menjelaskan, kedua profesi ini sebenarnya sudah berbeda dari jalur pendidikan yang ditempuh. Jika seseorang ingin menjadi seorang psikolog, maka akan menempuh pendidikan S1 psikologi, yang kemudian melanjutkan pendidikan profesi atau S2.

“Jadi psikolog itu bukanlah seorang dokter medis,” ucap Zahra, MInggu 31 Mei 2026.

Berbeda dengan psikiater, yang awalnya menempuh perkuliahan S1 kedokteran yang kemudian melanjutkan Pendidikan untuk mengambil spesialisasi kedokteran jiwa. Berdasarkan latar belakang pendidikan ini, fokus penanganan keduanya pun jadi berbeda.

Seorang psikolog melakukan pendekatan psikologis melalui psikoterapi atau konseling untuk membantu pasien mengubah pola pikir dan perilaku. Sedangkan seorang psikiater memahami kesehatan mental dari sisi biologis dan psikologis, serta memadukan terapi perilaku dengan intervensi medis.

“Psikolog itu gak punya wewenang untuk ngasi pasien obat, sedangkan seorang psikiater ada wewenangnya,” katanya.

Walaupun berbeda, dalam praktiknya psikolog akan merujuk pasien ke psikiater jika dirasa membutuhkan obat, dan sebaliknya psikiater akan merujuk pasien ke psikolog untuk konseling lanjutan. Berdasarkan perbedaan ini, anda jadi tahukan, dalam kondisi seperti apa seseorang memerlukan jasa seorang psikolog atau psikiater.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....