Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Perlindungan Pribadi Cegah Penularan Malaria

  • 29 Apr 2026 08:58 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Malaria merupakan penyakit yang berbasis lingkungan, lingkungan terjaga penularan dapat diminimalisir. Perlindungan pribadi juga dapat untuk meminimalisir penularan ditengah masyarakat.

Fungsional Entomolog Ahli Pertama Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Mohd. Abdul Rahman, mengatakan jika lingkungan tidak bermasalah, tempat berkembang biak nyamuk Anopheles penyebar malaria tidak ada. Ketika nyamuk tidak berkembang biak wilayah tersebut dapat dipastikan aman dari malaria.

Permasalahannya, wilayah kita banyak terdapat bekas galian tambang bauksit yang banyak meninggalkan kolam-kolam bekas galian yang tidak terawat. Kolam-kolam ini menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk dan meningkatkan potensi penyebaran malaria.

"Permasalahan di daerah kita ini, banyak bekas galian tambang bauksit. kolam-kolam bekas galian yang ditinggalkan begitu saja menjadi tampungan air, tempat nyamuk Anopheles berkembang biak," ujar Mohd. Abdul Rahman, Rabu, 29 April 2026.

Kondisi ini, tentunya sangat dibutuhkan kepedulian bersama masyarakat untuk dapat membersihkan tempat-tempat tersebut. Kolam-kolam bekas galian dibersihkan, tidak ada genengan air, sampah maupun rerumputan yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk malaria.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk menjaga prilaku kewaspadaan menjadi sangat penting. Perilaku duduk di sore hari dan malam hari di tempat terbuka berpotensi meningkatkan risiko gigitan nyamuk dan penularan malaria.

Untuk kasus di wilayah Kampung Bugis dan Senggarang, awal mulanya penularannya seperti itu. Dari pekerja luar yang sakit menularkan kepada warga, karena sering nongkrong dimalam hari digigit nyamuk dan nyamuk tersebut menularkan ke warga.

Masyarakat hendaknya dapat menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah-langkah perlindungan pribadi. Jika beraktifitas di luar rumah di malam hari hendaknya dapat menggunkaan lotion anti nyamuk.

Untuk masyrakat di daerah rawan malaria, sebaiknya tidur menggunakan kelambu atau menutup ventilasi rumah dengan kasa agar nyamuk tidak masuk. Langkah ini dapat melindungi serta paling tidak meminimalkan penularan malaria.

"Perlindungan pribadi dan kebersihan lingkungan harus dilakukan bersamaan agar malaria dapat di cegah dan dikendalikan penyebaran penularannya," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....