Waspadai Dehidrasi akibat Diare, Anak-anak Rentan Alami Kondisi Serius

  • 27 Apr 2026 13:27 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Tenaga medis di Puskesmas Sei Jang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak diare, terutama risiko dehidrasi yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Dokter Ahli Pertama Puskesmas Sei Jang, dr. Ervina Rotua Siahaan, menjelaskan bahwa diare yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan kehilangan cairan secara berlebihan, khususnya pada anak-anak yang lebih rentan mengalami dehidrasi.

“Diare dikatakan berbahaya ketika sudah ada tanda-tanda dehidrasi. Pada anak, biasanya terlihat dari mata yang cekung, rewel, tidak mau minum, dan turgor kulitnya menurun,” jelasnya, Senin 27 April 2026.

Ia menambahkan, kondisi ini perlu segera mendapatkan penanganan medis agar tidak berkembang menjadi lebih serius. Oleh karena itu, orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan kondisi anak saat mengalami diare.

Selain memperhatikan gejala, langkah pencegahan juga menjadi hal penting yang harus dilakukan. Menjaga kebersihan makanan, mencuci tangan sebelum makan, serta memastikan sanitasi lingkungan tetap baik menjadi upaya efektif untuk menghindari infeksi penyebab diare, baik dari bakteri, virus, maupun parasit.

“Dengan tingginya jumlah kasus yang hampir setiap hari ditemukan, Puskesmas Sei Jang terus mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak menunda pemeriksaan jika mengalami gejala diare berkepanjangan,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....