Pelecehan dalam Komunikasi Jangan Anggap Sekadar Candaan

  • 23 Apr 2026 09:44 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pelecehan dalam komunikasi masih sering terjadi di tengah masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media digital. Sayangnya, banyak orang belum menyadari bahwa ucapan yang dianggap “bercanda” bisa berdampak serius bagi kesehatan mental seseorang.

Mirta Yolanda, Psikologi dari MY Psikolog Tanjungpinang menjelaskan bahwa pelecehan dalam komunikasi tidak selalu berbentuk kata-kata kasar. “Pelecehan bisa muncul dalam bentuk komentar merendahkan, sindiran, hingga candaan yang menyentuh hal sensitif seperti fisik, latar belakang, atau kemampuan seseorang,” ujarnya Kamis, 23 April 2026.

Menurutnya, batas antara candaan dan pelecehan terletak pada dampak yang dirasakan oleh penerima. Jika seseorang merasa tidak nyaman, tersinggung, atau tertekan, maka hal tersebut sudah dapat dikategorikan sebagai bentuk pelecehan.

“Sering kali pelaku berdalih hanya bercanda. Padahal, jika dilakukan berulang dan membuat orang lain tidak nyaman, itu bisa berdampak buruk secara psikologis,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pelecehan komunikasi dapat berdampak pada menurunnya rasa percaya diri, munculnya kecemasan, hingga stres berkepanjangan. Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan dapat mempengaruhi hubungan sosial korban.

Fenomena ini juga semakin marak terjadi di dunia digital. Komentar negatif, body shaming, hingga pesan tidak pantas kerap ditemui di media sosial.

“Di ruang digital, orang merasa lebih bebas karena tidak bertatap muka langsung. Ini yang membuat pelecehan semakin mudah terjadi,” jelasnya.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun online. Selain itu, penting bagi setiap individu untuk berani menetapkan batasan ketika merasa tidak nyaman.

“Jangan ragu untuk mengatakan bahwa kita tidak nyaman. Dan bagi lingkungan sekitar, penting untuk tidak diam jika melihat adanya pelecehan,” tegasnya.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan komunikasi yang lebih sehat, aman, dan saling menghargai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....