Perlukah Mencuci Daging Sapi sebelum Dimasak? Ini Faktanya
- 22 Apr 2026 08:22 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Banyak orang di Indonesia sering mencuci daging sapi sebelum memasak untuk menghapus kotoran, darah, atau bakteri. Kebiasaan ini telah lama diterapkan di dapur rumah tangga dan dianggap sebagai upaya menjaga kebersihan makanan.
Namun, menurut sejumlah sumber kesehatan di Indonesia, praktik ini ternyata tidak selalu diperlukan dan malah dapat menimbulkan risiko baru jika tidak dilaksanakan dengan tepat. Secara ilmiah, membersihkan daging mentah tidak ampuh untuk menghapus bakteri.
Dilansir dari halodoc.com, sebagian bakteri justru melekat erat di permukaan daging sehingga tidak dapat dihilangkan hanya dengan air. Di samping itu, air hasil cucian bisa menularkan bakteri ke lokasi lain di dapur melalui percikan, seperti pada peralatan masak, tangan, atau makanan lainnya.
Proses ini disebut sebagai kontaminasi silang yang bisa meningkatkan kemungkinan penyakit akibat makanan. Pandangan para ahli di Indonesia juga menegaskan hal yang sama.
Peneliti dari BRIN menyebutkan bahwa mencuci daging sebaiknya dihindari karena air dapat mengangkut mikroba patogen yang mencemari lingkungan sekitar. Selain itu, pakar gizi dari Rumah Sakit Akademik UGM menyatakan bahwa air sebenarnya dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama jika daging yang telah dicuci tidak segera dimasak atau disimpan dengan baik.
Secara keseluruhan, mencuci daging sapi sebelum memasaknya tidak disarankan dalam kebiasaan keamanan pangan. Metode yang lebih aman adalah memasak daging sampai benar-benar matang dan memastikan kebersihan tangan serta alat dapur.
Selanjutnya, jika ada noda yang tampak, bersihkan dengan hati-hati tanpa membuat percikan air. Oleh karena itu, risiko penularan bakteri dapat ditekan dan makanan tetap dapat dikonsumsi dengan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....