Mitos Seputar Konsumsi Udang yang Masih Dipercaya Masyarakat

  • 13 Apr 2026 08:56 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Udang merupakan salah satu makanan laut yang banyak digemari karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang tinggi. Namun, di balik popularitasnya, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat terkait dampak konsumsi udang bagi kesehatan.

Salah satu mitos yang paling umum adalah anggapan bahwa makan udang dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Banyak orang menghindari udang karena khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan khususnya jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa udang tetap aman dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak selalu meningkatkan kolesterol jahat. Walaupun memang mengandung kolestrol, namun udang juga memiliki kandungan rendah lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolestrol baik (HDL)

Selain itu, terdapat pula kepercayaan bahwa makan udang bersamaan dengan vitamin C dapat menyebabkan keracunan. Mitos ini sudah lama beredar dan sering menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, namun hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

Masyarakat juga kerap mengaitkan konsumsi udang dengan munculnya bisul pada tubuh. Anggapan ini sebenarnya tidak memiliki dasar medis yang kuat karena bisul umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, bukan karena jenis makanan tertentu seperti udang.

Perlu diketahui bahwa udang termasuk makanan rendah lemak dan kaya akan protein serta nutrisi penting. Kandungan seperti omega-3 dan vitamin B12 justru bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dengan bijak.

Walaupun demikian, udang memang tidak disarankan bagi orang-orang tertentu yang memiliki sensitivitas terhadap protein dalam makanan laut. Akan tetapi selain itu, konsumsi udang dengan porsi yang tepat sangat baik bagi kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....