Tape, Makanan Lokal Sumber Probiotik

  • 31 Mar 2026 20:03 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID Tanjungpinang - Probiotik adalah mikroorganisme hidup—bakteri baik dan ragi—yang memberikan manfaat kesehatan, terutama bagi sistem pencernaan, saat dikonsumsi dalam jumlah cukup. Mereka menyeimbangkan bakteri usus, meredakan diare serta meningkatkan imun.

Namun terkadang sebagian besar orang berpikir terlalu jauh dalam mendapatkan probiotik untuk kesehatan keluarga padahal ada salah satu bahan kearifan lokal yang menjadi sumber probiotik yang luar biasa.

Tape, khususnya tape singkong dan tape ketan, merupakan produk fermentasi tradisional Indonesia yang dikenal sebagai probiotik alami berbasis kearifan lokal. Proses fermentasi menggunakan ragi menghasilkan bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, menjadikannya makanan fungsional lokal yang ekonomis dan bergizi.

Tape mengandung bakteri asam laktat seperti Lactobacillus dan khamir seperti Saccharomyces cerevisiae. Jumlah probiotik pada tape singkong dilaporkan hampir setara dengan yogurt, yaitu 1 hingga 10 miliar per 100 gram. Fermentasi tidak hanya meningkatkan rasa, tetapi juga menambah nilai gizi, seperti pembentukan Vitamin B12, peningkatan pati resisten sebagai prebiotik, dan membantu pencernaan.

Dikutip dari https://www.halodoc.com/artikel/kandungan-tape-singkong-nutrisi-alami-penguat-imun, beberapa manfaat Tape jika dikonsumsi dengan bijak diantaranya :

  1. Menyehatkan pencernaan ; Salah satu keunggulan utama dari kandungan tape singkong adalah keberadaan probiotik. Probiotik membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi masalah seperti sembelit, dan mendukung penyerapan nutrisi yang lebih baik dari makanan. Kesehatan usus yang optimal juga berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

  2. Mendukung fungsi syaraf dan Kognitif ; Tape singkong merupakan salah satu sumber nabati yang mengandung Vitamin B12. Vitamin ini krusial untuk fungsi normal sistem saraf, pembentukan sel darah merah, dan sintesis DNA. Asupan Vitamin B12 yang cukup penting untuk menjaga kesehatan otak dan mendukung fungsi kognitif, termasuk memori dan konsentrasi.

  3. Serat pangan untuk kesehatan usus ; Kandungan serat dalam tape singkong, meskipun tidak terlalu tinggi, tetap berkontribusi pada kesehatan pencernaan. Serat membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Selain itu, serat juga berperan dalam mengatur kadar gula darah dan dapat membantu mengelola berat badan.

  4. Sumber energi dari karbohidrat ; Dengan kandungan karbohidrat yang signifikan, tape singkong adalah sumber energi yang efisien bagi tubuh. Karbohidrat adalah bahan bakar utama yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari, fungsi organ, dan kinerja fisik. Konsumsi tape singkong dapat memberikan dorongan energi yang cepat dan berkelanjutan.

  5. Sumber Vitamin dan Anti oksidan ; Vitamin C dalam tape singkong berperan sebagai antioksidan yang kuat. Antioksidan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis. Selain itu, Vitamin C juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan membantu produksi kolagen untuk kesehatan kulit.

  6. Mineral penting dari kalsium dan fosfor; Tape singkong juga mengandung mineral penting seperti kalsium dan fosfor. Kedua mineral ini esensial untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi yang kuat. Kalsium juga berperan dalam fungsi otot, transmisi saraf, dan pembekuan darah, sementara fosfor penting untuk pembentukan energi dan kesehatan sel.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....