Bahaya Tidur Dengan Kipas Angin Sepanjang Malam

  • 30 Mar 2026 11:42 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kebiasaan tidur dengan kipas angin menyala semalaman masih sering dilakukan, terutama di daerah beriklim panas. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan ini dapat menimbulkan sejumlah risiko, khususnya bagi anak-anak yang kondisi tubuhnya lebih sensitif dibanding orang dewasa.

Melansir dari situs klikdokter.com, salah satu bahaya yang kerap terjadi adalah gangguan pernapasan. Angin yang terus menerus mengenai tubuh anak dapat membawa debu atau partikel kecil di udara, sehingga berpotensi memicu alergi, batuk, hingga pilek. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga dapat memperburuk gejala pada anak yang memiliki riwayat asma.

Selain itu, paparan angin dingin secara langsung dalam waktu lama dapat menyebabkan suhu tubuh anak menurun. Hal ini bisa membuat anak lebih rentan mengalami masuk angin atau merasa tidak nyaman saat bangun tidur. Terlebih jika posisi kipas mengarah langsung ke tubuh tanpa pengaturan jarak yang tepat.

Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah dehidrasi ringan. Udara yang terus bergerak dari kipas angin dapat membuat kulit dan saluran pernapasan menjadi lebih kering. Akibatnya, anak bisa mengalami tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, atau iritasi ringan pada kulit.

Untuk mengurangi risiko tersebut, orang tua disarankan menggunakan kipas angin dengan bijak, seperti tidak mengarahkannya langsung ke tubuh anak, mengatur timer, serta menjaga kebersihan ruangan. Dengan langkah sederhana ini, kenyamanan tidur anak tetap terjaga tanpa mengabaikan faktor kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....