Pepaya untuk Pencernaan, Fakta Ilmiah di Baliknya
- 27 Feb 2026 08:41 WIB
- Tanjungpinang
RI.CO.ID, Tanjungpinang - Pepaya diakui sebagai salah satu buah tropis yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Salah satu penyebab utamanya adalah adanya enzim alami yang disebut papain, yaitu enzim proteolitik yang mendukung pemecahan protein menjadi molekul lebih kecil agar lebih mudah diserap oleh tubuh.
Dilansir dari halodoc.com, enzim ini secara alami ditemukan dalam pepaya yang sudah matang maupun yang masih muda, meskipun konsentrasinya lebih tinggi pada buah yang belum matang. Berkat kemampuannya itu, pepaya sering disarankan untuk membantu mengatasi masalah, seperti, perut kembung, rasa kenyang setelah makan, hingga sembelit ringan.
Selain papain, pepaya juga memiliki kandungan serat pangan yang tinggi. Dalam satu porsi pepaya, terdapat serat larut dan tidak larut yang memiliki peran penting untuk menjaga pergerakan usus tetap teratur.
Serat berperan dalam mempermudah proses pengeluaran feses dengan meningkatkan volume feses dan sekaligus mempertahankan keseimbangan mikrobiota usus. Asupan serat yang memadai telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi risiko masalah pencernaan, seperti, sembelit dan sindrom iritasi usus.
Pepaya juga memiliki kandungan air yang tinggi, yang membantu menjaga hidrasi saluran pencernaan. Kombinasi air dan serat menghasilkan tekstur feses yang lebih lembut dan mudah dikeluarkan.
Selain itu, pepaya mengandung antioksidan, seperti, vitamin C dan beta-karoten yang berperan dalam mengurangi peradangan di saluran pencernaan. Beragam studi menunjukkan bahwa mengonsumsi pepaya secara teratur dapat membantu mengatasi gejala gangguan pencernaan fungsional dalam periode waktu tertentu.
Meskipun memiliki berbagai manfaat, konsumsi pepaya tetap harus disesuaikan dengan kondisi setiap individu. Dalam beberapa orang, asupan berlebihan dapat menghasilkan efek laksatif yang ringan.
Secara umum, menambahkan pepaya ke dalam pola makan yang seimbang adalah metode alami dan aman untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan. Dengan adanya bukti ilmiah mengenai enzim, serat, dan nilai gizinya, pepaya seharusnya masuk dalam menu harian untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....