Risiko Kesehatan dari Paparan Microplastik, Wajib Waspada
- 15 Feb 2026 19:56 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Paparan mikroplastik telah menjadi isu lingkungan yang semakin mendapat perhatian di seluruh dunia. Partikel-partikel kecil plastik ini telah tersebar luas di berbagai lingkungan, termasuk udara yang dihirup, makanan yang di konsumsi, dan air yang di minum. Namun, masih banyak yang belum menyadari bahwa paparan mikroplastik ini juga dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia.
Melansir dari https://www.greenpeace.org/indonesia, Laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang bertajuk Policy Scenarios for Eliminating Plastic Pollution by 2040, menemukan adanya peningkatan sampah plastik di seluruh dunia hingga dua kali lipat, dari 213 juta ton menjadi 460 juta ton, sepanjang tahun 2000 sampai 2019. Masalah sampah plastik pun jadi masalah di dalam negeri.
Menurut Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), terdapat total 41,07 juta ton sampah di tahun 2023. Sebanyak 7,86 juta ton atau hampir 20 persen dari total sampah adalah sampah plastik.
Studi-studi terbaru telah menunjukkan bahwa mikroplastik dapat membawa bahan kimia berbahaya dan bakteri yang mungkin dapat merusak organ tubuh dan sistem kekebalan tubuh manusia. Misalnya, partikel plastik yang terkontaminasi dapat masuk ke dalam saluran pencernaan manusia dan menumpuk di organ-organ seperti hati dan limpa, menyebabkan peradangan dan gangguan fungsi organ tersebut.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan mikroplastik dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta memastikan bahwa limbah plastik dibuang dengan benar.
Upaya bersama untuk mengurangi paparan mikroplastik dan melindungi kesehatan manusia dari dampaknya merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran dan mengambil tindakan preventif yang tepat, dapat menjaga kesehatan diri sendiri serta lingkungan hidup untuk generasi yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....