Dinkes Lingga Peringatkan Dampak Cuaca Ekstrem

  • 14 Feb 2026 08:49 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Cuaca panas dan angin kencang yang melanda Kabupaten Lingga dinilai berisiko bagi kesehatan masyarakat. Daya tahan tubuh dapat menurun akibat cepatnya cairan tubuh terkuras.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna. Ia menegaskan kondisi cuaca ekstrem membuat tubuh lebih mudah berkeringat dan rentan dehidrasi.

"Kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh lemah dan mudah terserang penyakit. Karena itu, masyarakat diminta menjaga asupan cairan setiap hari," kata Wirawan, Sabtu 14 Februari 2026.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terdampak. Cuaca panas berpotensi memicu panas dalam yang disertai batuk dan pilek.

"Kebiasaan jajan sembarangan juga memperparah kondisi tersebut. Konsumsi gorengan dan minuman dingin saat cuaca ekstrem dinilai meningkatkan risiko gangguan kesehatan," ujarnya.

Dinkes mengimbau para orang tua untuk mengawasi pola makan anak. Perbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi seimbang.

Wirawan menekankan tubuh membutuhkan sekitar dua hingga tiga liter air per hari. Setara dengan delapan sampai sepuluh gelas untuk menjaga keseimbangan cairan.

"Hindari makanan berminyak dan minuman es berlebihan. Pola hidup sehat menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh di tengah cuaca ekstrem," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....