Virus Nipah Belum Ada Obat atau Vaksinnya
- 04 Feb 2026 14:00 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gejala Penyakit Virus nipah, seperti panyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Pengobatan yang dilakukan berdasarkan simtomatik, karena belum ada obat dan vaksinnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mardianti, mengatakan masa inkubasi penyakit Virus Nipah selama 14 hari. Gejala yang dirasakan seperti penyakit ISPA pada umumnya seperti Batuk, Flu, Demam, nyeri dada, nyeri otot dan lainnya.
“Untuk kategorinya ada ringan, sedang dan berat. sama seperti covid kemarin gejala-gejalanya,” ucap Mardianti, Rabu, 4 Februari 2026.
Masyarakat yang mengalami gejala-gejala tersebut, hal utama yang harus dilakukan segera datang ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap gejala yang muncul. Pasien kemudian akan dilakukan terapi hingga sembuh jika hasil pemeriksaan positif virus Nipah.
Pengobatan terhadap masyarakat yang positif terjangkit virus nipah, bersifat simtomatik, yaitu berdasarkan gejala yang dialami, karena belum ada obat dan vaksinnya. Dicontohkannya, jika pasien mengalami demam akan diberikan obat penurun demam, jika nyeri tulang akan diberikan obat anti nyeri.
“Untuk Virus Nipah, belum ada obat maupun vaksinnya,” tuturnya.
Penyakit yang disebabkan oleh virus nipah termasuk infeksi emerging. Untuk di Provinsi Kepri hanya ada satu rumah sakit yang ditunjuk untuk penanganan infeksi emerging yaitu Rumah Sakit Embung Fatimah.
“Kalo untuk rumah sakit lainnya, tentunya di rawat di ruang isolasi. Penderita harus diisolasi guna mencegah penularan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....