Jangan Asal Memberikan Sarapan pada Anak, Ikuti Panduannya
- 30 Jan 2026 17:22 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang- Sarapan adalah waktu makan yang penting untuk mengisi ulang energi yang dibutuhkan anak untuk beraktivitas. Salah satu nutrisi yang perlu dipenuhi di waktu sarapan adalah zat besi. Mencukupi asupan zat besi sejak pagi membantu tubuh memproduksi lebih banyak hemoglobin yang memperlancar pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh untuk meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan.
Sebaliknya, kekurangan asupan zat besi dapat membuat anak cepat merasa lelah, rewel, dan tidak nafsu makan sehingga cepat kehabisan energi pada pertengahan hari. Untuk menghindari kekuranganzat-zat penting pada tubuh anak, sebagai orang tua perlu memperhatikan hal-hal berikut yang dikutip dari https://hellosehat.com/parenting/anak-6-sampai-9-tahun/gizi-anak/menu-sarapan-sehat-untuk-anak/ :
Kementerian Kesehatan RI memberikan panduan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak pada menu sarapan, yaitu: 300 gram karbohidrat, 65 gram protein, 50 gram lemak, 25 gram serat, serta asupan berbagai vitamin dan mineral. Cara mudah untuk menentukan porsi sarapan yang ideal adalah dengan membagi piring makan menjadi empat bagian.
Setiap bagiannya harus diisi dengan aturan berikut.
1. Bagian pertama dengan karbohidrat kompleks, misalnya roti gandum, nasi merah, atau bubur gandum atau oatmeal
2. Bagian kedua bisa Anda isi dengan lemak tak jenuh seperti kacang-kacangan.
3. Bagian ketiga sebaiknya diisi dengan protein, baik itu dari telur atau daging tanpa lemak.
4. Bagian keempat diisi dengan sayur dan buah-buahan untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan serat.
Perlu diketahui bahwa kebutuhan glukosa anak dua kali lipat lebih besar dibanding orang dewasa. Karbohidrat penting untuk meningkatkan tumbuh kembang otak anak. Glukosa yang dipecah dari karbohidrat merupakan energi utama bagi otak. Selain itu, glukosa digunakan oleh otak untuk mengatur dan menjalankan sistem sarafnya. Itu sebabnya, Anda dianjurkan memberikan menu sarapan untuk anak yang tinggi kalori.Tujuannya untuk mengenyangkan perut, menghasilkan energi dengan cepat, serta membantu meningkatkan konsentrasi anak.Namun, Anda perlu memilih sumber karbohidtar yang sehat agar si Kecil terhindar dari penyakit-penyakit kronis sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....