Menyimpan Barang Bisa Jadi Masalah Kesehatan Mental

  • 28 Jan 2026 14:45 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Menyimpan barang merupakan kebiasaan yang sering dianggap wajar. Namun, Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan ini bisa menjadi masalah kesehatan mental jika sudah mengganggu aktivitas dan fungsi rumah.

Dilansir dari kemenkes.go.id, hoarding disorder adalah kondisi ketika seseorang sulit membuang atau melepaskan barang meskipun sudah tidak digunakan. Perasaan cemas dan dorongan emosional membuat barang terus disimpan.

Akibatnya, ruang di dalam rumah menjadi penuh dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Aktivitas sehari-hari seperti memasak, tidur, dan menerima tamu pun ikut terganggu.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa hoarding berkaitan dengan kesulitan mengambil keputusan. Proses memilah barang yang tampak sederhana bisa menjadi sumber stres bagi penderitanya.

Pengalaman hidup seperti kehilangan dan trauma juga dapat memicu perilaku menimbun. Barang sering dianggap sebagai sumber rasa aman dan kenyamanan.

Hoarding kerap terjadi bersamaan dengan gangguan mental lain, seperti depresi dan kecemasan. Kondisi ini dapat memperparah kesulitan dalam mengelola rumah dan kehidupan sehari-hari.

Kementerian Kesehatan menekankan bahwa hoarding adalah kondisi kesehatan mental yang perlu dipahami dan ditangani. Pendekatan yang tepat membantu penderita memiliki kembali ruang hidup yang sehat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....