Komitmen Masyarakat Sangat Penting Penanganan Stunting
- 26 Jan 2026 11:16 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Diperlukan komitmen dan perubahan prilaku masyarakat dalam penanganan stunting. Selain itu kolaborasi dan peran aktif lintas sektoral juga sangat diperlukan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Raja Dina Iswanty, mengatakan stunting merupakan permasalahan kesehatan serius yang dipicu oleh kukuranagn gizi kronis. Dalam penanganannya ada dua intervensi yang dilakukan yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif.
Intervensi spesifik yaitu keterlibatan lintas sektoral dalam penanganan stunting. Dalam upaya pencegahan stunting porsi dinas kesehatan hanya 30 persen intervensi yang dilakukan, sementara 70 persen sisanya memerlukan intervensi dari sektor lainnya.
“Intervensi spesifik, Dinas Kesehatan 30 persen dan 70 persen dari lintas sectoral,” ujar Raja Dina Iswanty, Senin, 26 Januari 2026.
Dikatakannya penyebab stunting beragam dan dimulai dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Balita, Remaja dan Dewasa. Dalam siklus tersebut, dilapangan pihaknya sering mendapati kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai asupan gizi yang benar.
Meskipun telah dilakukan sosialisasi, perubahan prilaku masih menjadi tantangan, terutama pola asuh dan kebiasaan makan. Selain itu, faktor ekonomi dan akses air bersih juga berkontribusi penyebab stunting.
Maka, pentingnya komitmen dalam mengubah prilaku masyarakat sangat ditekankan. Karena bantuan makanan tambahan yang diberikan, tidak akan efektif jika pengetahuan dan kesadaran masyarakat tidak ditingktakan.
“Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pentingnya asupan gizi merupakan intervensi sensitif, yang juga sangat penting” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....