Interaksi Keluarga Kurangi Ketergantungan Anak pada Ponsel
- 25 Nov 2025 13:01 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Kebiasaan anak menghabiskan waktu berjam-jam dengan ponsel kini semakin menjadi perhatian para orang tua. Banyak pihak mengkhawatirkan dampaknya terhadap perkembangan sosial, emosional, hingga kesehatan mata anak.
Di lingkungan keluarga, interaksi dinilai menjadi kunci untuk membantu anak lebih aktif dan tidak hanya terpaku pada layar ponsel. Mengajak anak berbicara, bermain bersama, atau melakukan aktivitas sederhana seperti menggambar, bermain peran, hingga membantu pekerjaan rumah dianggap mampu mengalihkan perhatian mereka dari ponsel secara bertahap.
Salah satu orang tua di Tanjungpinang, Nurhayati, mengatakan bahwa membatasi penggunaan ponsel bukan berarti melarang sepenuhnya, melainkan memberikan alternatif kegiatan yang lebih menarik. Sekarang banyak anak sibuk dengan HP, bahkan sampai lupa waktu.
Saya selalu mencoba mengajak anak saya bermain atau bercakap-cakap supaya dia tidak merasa bosan tanpa gawai.
“Ternyata ketika kita ikut terlibat, anak lebih mudah meninggalkan HP,” ujar Nurhayati, Selasa (25/11/2025).
Nurhayati juga menambahkan bahwa interaksi yang intens antara orang tua dan anak dapat memperkuat ikatan emosional di dalam keluarga. Ia menilai hubungan yang dekat membuat anak lebih nyaman melakukan aktivitas lain selain bermain ponsel.
“Anak itu sebenarnya butuh ditemani. Kalau kita hadir, mereka lebih senang beraktivitas bersama daripada main HP sendirian,” tambahnya.
Dengan meningkatnya penggunaan ponsel pada usia dini, orang tua diharapkan mampu memberikan contoh dan batasan yang sehat, serta menyediakan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi kegiatan kreatif, fisik, dan sosial. Upaya ini dinilai penting demi menjaga perkembangan anak agar tetap seimbang di era digital saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....