Kucing Sebagai Terapi Sunyi di Rumah Urban
- 16 Okt 2025 10:01 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Ditengah kebisingan kota dan ritme hidup serba cepat, banyak orang menemukan ketenangan lewat keberadaan seekor kucing di rumah. Hewan berbulu ini bukan hanya teman, tetapi juga sumber ketenangan emosional yang efektif bagi penghuni urban.
Fenomena adopsi kucing meningkat di berbagai kota besar, terutama dikalangan pekerja muda yang hidup sendiri. Mereka merasa suara dengkuran kucing dan perilaku lembutnya mampu meredakan stres setelah seharian bekerja.
Penelitian dari National Institutes of Health membuktikan bahwa mendengar dengkuran kucing dapat menurunkan tekanan darah dan menstabilkan detak jantung manusia. Efeknya mirip dengan terapi musik atau meditasi ringan.
Selain manfaat psikologis, interaksi dengan kucing juga meningkatkan hormon oksitosin, hormon yang berhubungan dengan rasa nyaman dan kasih sayang. Studi dari Frontiers in Veterinary Science, menunjukkan efek ini dapat memperbaiki suasana hati secara alami.
Banyak penghuni apartemen kini menyebut kucing sebagai emotional support animal versi tenang. Mereka tidak membutuhkan perhatian berlebihan, namun tetap memberikan kehadiran yang menenangkan dalam kesunyian rumah.
Tren ini membuktikan bahwa kebahagiaan di kota tidak selalu harus ramai dan bising. Kadang, cukup seekor kucing yang mendengkur di sudut sofa sudah mampu membawa kedamaian ditengah hiruk pikuk dunia modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....