Jeruk Nipis Kaya Senyawa Antibakteri dan Antivirus Alami
- 09 Jun 2025 12:42 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) bukan hanya penyedap rasa, tapi juga sumber senyawa antibakteri dan antivirus alami yang terbukti secara ilmiah. Kandungannya, seperti, limonene, citral, dan vitamin C membuat jeruk nipis sangat bermanfaat untuk kesehatan, kebersihan, dan pencegahan penyakit.
“Di dapur saya selalu sedia jeruk nipis, banyak manfaatnya untuk sehari-hari,” ucap Komariah Mahdan, warga kota Tanjungpinang, Selasa (10/6/2025).
Jeruk nipis mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antibakteri dan antivirus alami, seperti limonene yang bersifat antibakteri kuat dan dapat merusak dinding sel bakteri. Selain itu, terdapat pula citral (Neral + Geranial) yang berfungsi menghambat pertumbuhan virus dan bakteri, serta mengganggu metabolisme mikroorganisme.
Jeruk nipis juga mengandung linalool yang bersifat antimikroba dan antiinflamasi, sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan aromaterapi. Asam askorbat (Vitamin C) yang terkandung dalam jeruk nipis dapat meningkatkan daya tahan tubuh, juga mempercepat penyembuhan infeksi.
Studi di jurnal Phytotherapy Research (2020) menemukan ekstrak minyak jeruk nipis menunjukkan aktivitas antibakteri signifikan terhadap bakteri berbahaya, seperti, Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. WHO dan FAO juga mengakui bahwa buah jeruk, termasuk jeruk nipis, memiliki potensi dalam pencegahan penyakit menular berkat kandungan bioaktifnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, jeruk nipis bermanfaat untuk mengobati sakit tenggorokan ringan karena efek antibakterinya. Selain itu, juga dapat menjaga daya tahan tubuh karena kandungan vitamin C dan senyawa antivirusnya membantu melawan infeksi.
Jeruk nipis juga dapat menjadi bahan alami antiseptic, sering digunakan pada produk herbal dan sabun alami. Perasan jeruk nipis bisa digunakan untuk mencuci ikan/daging agar lebih higienis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....