Bahaya Screen Time bagi Anak Bawah 2 Tahun
- 26 Mei 2025 10:19 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Semakin banyak orang tua yang menggunakan gawai sebagai cara cepat untuk menenangkan anak, terutama balita. Namun, para ahli kesehatan anak menegaskan bahwa screen time atau waktu menatap layar pada anak di bawah usia dua tahun dapat membawa dampak negatif serius bagi perkembangan otak dan tumbuh kembang anak.
Melansir dari situs kanal.psikolog.ugm.sc.id, organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan nol screen time untuk kelompok usia ini, kecuali untuk kebutuhan video call. Menurut sejumlah studi, paparan layar pada usia dini dapat mengganggu perkembangan kemampuan bicara, sosial, dan emosional anak.
Anak yang terlalu sering menatap layar cenderung mengalami keterlambatan berbicara dan kesulitan fokus. Ini karena di usia 0–2 tahun, anak lebih membutuhkan interaksi langsung dengan orang tua dan lingkungannya ketimbang rangsangan digital.
Selain itu, screen time juga berdampak pada kualitas tidur anak. Cahaya biru dari layar gadget bisa menekan produksi hormon melatonin yang mengatur siklus tidur, membuat anak sulit tidur atau mengalami tidur yang tidak nyenyak. Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi perkembangan otak anak di masa emas pertumbuhannya.
Tak hanya itu, kebiasaan memberi layar saat anak rewel juga dapat membentuk pola ketergantungan sejak dini. Anak menjadi sulit menenangkan diri tanpa bantuan layar dan bisa tumbuh menjadi lebih mudah frustrasi atau mengalami tantrum jika tidak diberi gadget. Dalam jangka panjang, ini bisa memengaruhi kemampuan anak dalam mengatur emosi secara sehat.
Melihat berbagai risiko tersebut, para pakar menyarankan agar orang tua menghindari penggunaan layar pada anak di bawah 2 tahun dan menggantinya dengan aktivitas interaktif seperti berbicara, bernyanyi, membaca buku bergambar, atau bermain bersama. Keterlibatan langsung dari orang tua jauh lebih penting dalam membentuk perkembangan otak dan kepribadian anak di masa awal kehidupannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....