Penyebab dan Cara Hindari Hipotensi Ortostatik saat Olahraga
- 20 Feb 2025 09:26 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Hipotensi ortostatik adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang menurun secara tiba-tiba saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring, yang dapat menyebabkan pusing atau bahkan pingsan. Kondisi ini dapat terjadi selama atau setelah olahraga, terutama jika tubuh tidak dapat menyesuaikan tekanan darah dengan cepat terhadap perubahan posisi.
“Kalau main badminton terus ngambil kok pakai tangan, bisa tiba-tiba pusing,” ucap Devi Permatasari, warga Kota Tanjungpinang yang gemar bermain badminton bersama rekan-rekan sekantornya, Kamis (20/2/2025).
Dikutip dari Mayo Clinic, hipotensi ortostatik saat berolahraga dapat terjadi ketika tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Olahraga dapat menyebabkan kehilangan cairan melalui keringat, yang mengurangi volume darah dan menurunkan tekanan darah.
Selain dehidrasi, penyebab lain adalah pelebaran pembuluh darah, karena selama aktivitas fisik, pembuluh darah melebar untuk meningkatkan aliran darah ke otot. Ketika berdiri tiba-tiba, darah dapat terkumpul di kaki, mengurangi aliran darah ke otak.
Untuk mencegah hipotensi ortostatik saat olahraga dapat dengan cara tetap terhidrasi, minum cukup air sebelum, selama, dan setelah olahraga untuk mencegah dehidrasi. Selain itu, perlu melakukan pendinginan bertahap, karena setelah aktivitas intens, pendinginan membantu tubuh menyesuaikan tekanan darah secara perlahan.
Hindari perubahan posisi mendadak selama olahraga untuk mencegah penurunan tekanan darah yang tiba-tiba. Jika harus berubah posisi tubuh, lakukan secara hati-hati untuk memberi waktu bagi sistem peredaran darah menyesuaikan diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....