Pertanian Perkotaan Lingkungan Berkelanjutan

  • 21 Jul 2024 10:27 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN Tanjungpinang : Urban farming adalah kegiatan bercocok tanam juga berternak yang dilakukan di lingkungan perkotaan. Pada umumnya urban farming meliputi berbagai metode seperti vertikultur, hidroponik, akuaponik, dan aeroponik, serta praktik seperti berkebun di atap serta pertanian vertikal.

Pertumbuhan penduduk perkotaan selalu meningkatkan permintaan pangan, sementara lahan untuk produksi pertanian terbatas. Penggunaan lahan di perkotaan seringkali untuk industri, perkantoran, dan pemukiman, mengakibatkan tidak cukup memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.

Dikutip dari https://pustaka.setjen.pertanian.go.id

Hasil pertanian perkotaan selain untuk dipasarkan, juga menghasilkan produk makanan seperti sayuran dan buah segar untuk dapat dinikmati keluarga.

Mewujudkan kesadaran tentang praktik lingkungan berkelanjutan sangat penting, agar masyarakat dapat berkontribusi dalam melestarikan lingkungan lebih banyak lagi.

Pemilihan lahan yang tepat seperti di bagian belakang rumah maupun dekat dengan halaman depan rumah dengan pencahayaan matahari dan suhu udara yang cukup. Hal ini dilakukan agar kemudahan pada akses air dan lahan dapat digunakan untuk penerapan urban farming.

Kemudian pemilihan tanaman dan metode tanam yang sesuai pada lahan yang sudah disiapkan serta identifikasi kemudahan perawatannya. Perlunya pemilihan jenis tanaman yang tepat untuk budidaya dari sisi ekonomi, kesehatan, ketahanan pangan, estetika, dan atau atau pelestarian lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....