Zidan Khalfani Karim, Lulusan Terbaik FKIP UMRAH yang Berjuang Bantu Keluarga
- 28 Sep 2026 15:32 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Zidan Khalfani Karim, lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), berhasil meraih predikat lulusan terbaik di fakultasnya. Di usia 22 tahun, pencapaian tersebut diraih di tengah perjuangannya membantu perekonomian keluarga.
Zidan mengatakan, dorongan untuk meraih prestasi datang dari keluarga yang sejak kecil menanamkan standar tinggi kepadanya sebagai anak pertama. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menjadi panutan bagi tiga adiknya.
“Dari dulu orang tua selalu memberikan dorongan. Saya anak pertama, jadi apa-apa dituntut harus tinggi. Kalau saya tidak menetapkan standar yang tinggi, adik-adik saya juga mungkin tidak punya standar yang tinggi,” ujar Zidan, Senin, 28 September 2026.
Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi alasan Zidan berusaha mandiri selama menjalani perkuliahan. Pandemi COVID-19 berdampak pada pekerjaan orang tuanya, sehingga ia memilih membantu keluarga sekaligus tetap menyelesaikan pendidikan.
“Saya tidak mau menyusahkan orang tua. Sejak COVID, perekonomian cukup terpukul. Ayah dirumahkan, ibu juga sudah tidak bekerja karena sakit,” ujarnya.
Zidan kemudian mencari cara agar dapat membantu kebutuhan keluarga, terlebih saat dirinya masih kuliah dan dua adiknya bersekolah di SMA, sementara satu lainnya masih SMP. Ia memilih Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris karena bidang tersebut dinilai sesuai dengan kemampuannya.
Sejak kecil, Zidan mengaku mendapat dukungan dari orang tua karena memiliki kelebihan dalam Bahasa Inggris. Selain itu, keputusan menjadi guru juga berawal dari tantangan yang diberikan salah seorang gurunya saat SMP.
Ketika itu, Zidan yang kerap meraih prestasi ditantang untuk memilih profesi guru karena dianggap tidak mudah. Tantangan tersebut kemudian membuatnya mempertimbangkan dunia pendidikan sebagai jalan yang ingin ditempuh.
“Saya pribadi punya impian menjadi kepala sekolah. Mungkin menjadi dosen, rektor, atau karier di dunia pendidikan juga menarik,” ujarnya.
Zidan juga menyebut sejumlah tokoh yang menjadi panutannya dalam dunia pendidikan, termasuk guru yang menurutnya mampu berkarya di luar profesi sebagai pengajar. Ia juga mengagumi sosok pemimpin yang mampu memimpin sekaligus mendidik. Ke depan, Zidan ingin terus mengembangkan diri dan berkontribusi di bidang pendidikan, sekaligus tetap menjadi panutan bagi keluarga dan adik-adiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....