Menjadi Pendidik di Era Artificial Intelligence

  • 10 Sep 2026 14:38 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Perkembangan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan membawa perubahan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Kehadiran teknologi ini memberikan peluang bagi pendidik untuk menemukan cara baru dalam menyampaikan materi sekaligus membantu peserta didik menghadapi perubahan dunia yang semakin dekat dengan teknologi.

Artificial Intelligence dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas pembelajaran, mulai dari mencari ide materi, menyusun bahan ajar, membuat latihan soal, hingga membantu memberikan gambaran mengenai suatu topik. Namun, teknologi tersebut tetap perlu digunakan secara bijak karena peran pendidik tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh sistem berbasis kecerdasan buatan.

Dikutip dari https://www.gramedia.com/best-seller/kecerdasan-buatan/, menjadi pendidik di era Artificial Intelligence menuntut kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu memahami bagaimana teknologi digunakan agar dapat memberikan manfaat bagi proses belajar peserta didik.

Di sisi lain, kemudahan mendapatkan jawaban melalui teknologi juga menghadirkan tantangan baru. Peserta didik dapat menggunakan Artificial Intelligence untuk menyelesaikan tugas dalam waktu singkat, sehingga pendidik perlu mendorong mereka untuk tetap berpikir kritis, memahami proses, memeriksa kebenaran informasi, dan tidak sekadar menerima jawaban yang diberikan teknologi.

Dalam kondisi tersebut, pendidik memiliki peran penting sebagai pembimbing. Guru dapat membantu peserta didik memahami batas antara menggunakan teknologi sebagai alat bantu belajar dengan menjadikannya sebagai pengganti proses berpikir dan usaha pribadi.

Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pendidikan juga perlu diimbangi dengan nilai etika dan tanggung jawab. Peserta didik perlu dikenalkan pada pentingnya kejujuran akademik, perlindungan data pribadi, menghargai karya orang lain, serta kemampuan membedakan informasi yang benar dan informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, menjadi pendidik di era Artificial Intelligence bukan berarti harus bersaing dengan teknologi, melainkan belajar berjalan berdampingan dengannya. Teknologi dapat membantu memperluas cara belajar, sementara pendidik tetap memiliki peran penting dalam membentuk karakter, membangun hubungan manusiawi, dan mengarahkan peserta didik agar mampu menggunakan teknologi untuk belajar dan berkembang secara bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....