Prodi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi

  • 07 Jul 2026 16:13 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menjalani asesmen lapangan akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAM Kependidikan). Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (7-8/7/2026), di Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu STAIN SAR Kepri. Asesmen lapangan merupakan salah satu tahapan dalam proses akreditasi untuk menilai pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola, sistem penjaminan mutu, sumber daya, hingga capaian akademik program studi.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan kampus, tim akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN SAR Kepri, M. Taufiq mengatakan seluruh dokumen dan instrumen pendukung telah dipersiapkan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur di lingkungan kampus.

"Asesmen lapangan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperoleh masukan dalam menyempurnakan mutu program studi maupun sistem penjaminan mutu di STAIN SAR Kepri," kata M. Taufiq, Selasa, 7 Juli 2026.

Ketua STAIN SAR Kepri, Muhammad Faisal, berharap Program Studi Tadris Bahasa Inggris dapat meraih predikat akreditasi Baik Sekali. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam meningkatkan mutu akademik dan kualitas pendidikan.

"Asesmen lapangan bukan sekadar proses penilaian, tetapi menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, dan layanan pendidikan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Faisal juga memaparkan sejumlah capaian institusi kepada tim asesor. Di antaranya penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pembangunan infrastruktur kampus, serta kerja sama internasional dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia dan British Council Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....