STAIN Kepri Audiensi dengan Pemkab Bintan Bahas Persiapan KKN Reguler 2026
- 17 Jun 2026 11:37 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan - Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAIN SAR Kepri bersama Panitia KKN Reguler 2026 melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan. Dimana audiensi ini adalah untuk membahas persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026.
Kegiatan tersebut membahas rencana penempatan 350 mahasiswa KKN yang akan diterjunkan ke sejumlah desa di Kabupaten Bintan pada 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Kepala P3M STAIN Kepri, Sella Kurnia Sari, mengatakan audiensi ini dilakukan untuk meminta masukan serta rekomendasi dari Pemkab Bintan terkait lokasi pelaksanaan KKN.
“Kami ingin berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar lokasi penempatan mahasiswa sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tujuan pengabdian KKN,” ujar Sella, Rabu 17 Juni 2026.
Ketua Panitia KKN Reguler 2026, Firdaus menjelaskan, KKN tahun ini mengangkat tema Penguatan Sumber Daya Manusia Unggul dan Pemulihan Ekonomi Desa Berbasis Ekoteologi. Dengan jumlah peserta 350 mahasiswa, pihaknya memperkirakan membutuhkan sekitar 35 titik lokasi penempatan.
STAIN Kepri sebelumnya mengusulkan Kecamatan Teluk Bintan dan Kecamatan Gunung Kijang sebagai lokasi KKN. Namun, pihak kampus tetap membuka ruang bagi Pemkab Bintan untuk memberikan rekomendasi wilayah yang dinilai sesuai.
Asisten Administrasi Umum Setda Bintan, Gama A.F. Isnaeni, menyampaikan agar program KKN dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa sesuai dengan tema yang diusung.
“Kegiatan KKN harus mampu menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung pemberdayaan dan pembangunan di desa,” Ia menambahkan.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Bintan juga memberikan sejumlah masukan, salah satunya terkait penguatan program lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kecamatan Teluk Bintan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena masih menghadapi persoalan malaria, sehingga mahasiswa dapat diarahkan untuk melakukan edukasi pola hidup bersih dan sehat.
Selain lokasi, pihak panitia juga mempersiapkan aspek teknis seperti keamanan, tempat tinggal mahasiswa, serta pembagian kelompok berdasarkan komposisi peserta yang terdiri dari sekitar 60 persen mahasiswa perempuan dan 40 persen mahasiswa laki-laki. Pemkab Bintan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Bintan, Aupa Samake, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan KKN.
“Kami siap membantu koordinasi dengan pemerintah desa agar pelaksanaan KKN berjalan baik dan mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Aupa Samake, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....