Jika AC Bermasalah, Jangan Buru-Buru di Bawa ke Tukang Service

  • 30 Mei 2026 08:32 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID Tanjungpinang - Jika AC dirumah kurang dingin walaupun sudah disetel pada temperatur yang paling kecil jangan buru-buru membawanya ke tukang service. Beberapa kendala pada AC bisa diselesaikan sendiri meskipun tidak memiliki peralatan service AC yang lengkap. AC kurang dingin biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti yang di kutip dari Laman https://www.erateknik.com/blog/ac-cuma-keluar-angin berikut :

  1. Filter AC Kotor Penyebab Paling Umum

Filter AC berfungsi menyaring debu dan kotoran dari udara sebelum masuk ke sistem pendingin. Jika tidak dibersihkan secara rutin, debu yang menumpuk bisa menghambat aliran udara, membuat AC terasa hanya menghembuskan angin hangat.

Solusi : Matikan AC dan buka penutup bagian dalam unit, lepas filter, kemudian cuci dengan air mengalir, keringkan dengan sempurna sebelum dipasang kembali. Lakukan pembersihan filter setidaknya dua minggu sekali untuk menjaga performa optimal. Langkah sederhana ini sering kali sudah cukup untuk mengembalikan dinginnya AC tanpa perlu servis besar.

2. Freon Berkurang atau Bocor

Freon adalah “darah” dari sistem pendingin. Tanpa freon yang cukup, AC tidak akan bisa menurunkan suhu udara. Ciri khas freon bocor antara lain udara keluar normal, tapi tidak terasa dingin, kadang terdengar suara mendesis halus, muncul lapisan es tipis di pipa AC.

Solusi : Jika diduga freon bocor, sebaiknya jangan mencoba memperbaikinya sendiri. Freon termasuk bahan kimia bertekanan tinggi dan harus ditangani oleh teknisi berlisensi. Segera hubungi layanan servis AC terpercaya agar kebocoran bisa dideteksi dan diisi ulang dengan benar.

3. Kondensor atau Kipas Luar Kotor

Unit luar AC atau outdoor unit sering terpapar debu, daun kering, dan kotoran lain. Saat kondensor tersumbat, proses pelepasan panas terganggu sehingga udara yang keluar dari unit dalam jadi tidak dingin.

Solusi : Matikan listrik AC. Bersihkan kisi-kisi kondensor dengan sikat halus atau semprotan air bertekanan rendah. Pastikan kipas bisa berputar bebas tanpa halangan. Membersihkan bagian outdoor setiap 2–3 bulan sekali bisa memperpanjang umur AC dan menghemat listrik juga.

4. Kompresor Bermasalah

Kompresor adalah jantung sistem pendingin. Jika rusak, freon tidak bisa bersirkulasi dengan baik dan udara yang keluar tidak akan dingin. Biasanya, kerusakan ini ditandai dengan AC tidak mau menyala sama sekali, suara mesin terdengar kasar atau berdengung terus, listrik sering turun (MCB anjlok). Untuk kasus ini, solusi terbaik adalah memanggil teknisi karena perbaikan kompresor memerlukan alat dan keterampilan khusus. Kadang, kompresor juga harus diganti agar sistem bisa berfungsi normal kembali.

5. Setting Suhu atau Mode Salah

Masalah sederhana tapi sering terjadi: AC disetel di mode “Fan” bukan “Cool”. Mode Fan hanya menghembuskan angin seperti kipas angin biasa tanpa pendinginan.

Solusi :

Tekan tombol “Mode” di remote, ubah ke Cool (biasanya ditandai dengan ikon ❄️). Pastikan suhu diatur lebih rendah dari suhu ruangan (sekitar 22–24°C idealnya). Periksa juga arah hembusan udara agar tidak terhalang benda di depan unit

6. Kapasitor atau Sensor Rusak

Kapasitor membantu menyalakan motor kompresor dan kipas. Jika rusak, kipas bisa tetap berputar tapi kompresor tidak bekerja, menyebabkan udara hanya terasa seperti hembusan angin biasa.

Masalah lain yang sering diabaikan adalah sensor suhu (thermistor) yang tidak akurat. Sensor yang rusak bisa “mengira” ruangan sudah dingin padahal belum, sehingga sistem pendingin berhenti bekerja.

Untuk dua kasus ini, pemeriksaan teknisi profesional sangat disarankan, karena butuh alat ukur dan pengetahuan kelistrikan dasar.

7. Drainase atau Evaporator Tersumbat

Jika saluran pembuangan air kondensasi tersumbat, kelembapan bisa menumpuk di dalam unit dan mengganggu proses pendinginan. Tanda-tandanya biasanya ada air menetes dari unit indoor atau bau lembap muncul dari AC.

Solusi sementara:

Matikan AC, buka penutup, dan bersihkan area evaporator serta saluran pembuangan dengan kuas lembut atau vacuum kecil. Jika masih tersumbat, mintalah bantuan servis untuk pembersihan mendalam (deep cleaning).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....