FGD STAIN SAR Kepri Bahas Ekonomi Syariah
- 07 Apr 2026 10:48 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan - STAIN SAR Kepri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peningkatan Kualitas dalam Perubahan Alih Status Kampus melalui Penguatan Ekonomi Berbasis Syariah”. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat dosen Gedung SBSN Perkuliahan Terpadu dan diikuti pimpinan, dosen, serta civitas akademika.
FGD tersebut menjadi bagian dari upaya strategis kampus dalam meningkatkan kualitas institusi, khususnya dalam proses alih status. Ketua STAIN Kepri, Muhammad Faisal, berharap kegiatan ini menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan secara nyata.
“Melalui FGD ini, kami berharap lahir rekomendasi yang tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif untuk mendorong pengembangan keilmuan di STAIN Kepri,” kata Muhammad Faisal, Selasa 7 April 2026.
Ia menambahkan, kondisi geografis kampus di Kabupaten Bintan menjadi tantangan tersendiri, sehingga diperlukan strategi tepat agar institusi mampu berkembang dan berdaya saing. FGD menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Muhammad Habibi Siregar, Zamzami A. Karim, dan Huzaifa Dadang AG.
Dalam pemaparannya, Muhammad Habibi Siregar menekankan pentingnya sinergi lintas keilmuan dalam pengembangan ekonomi syariah di perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi antar disiplin ilmu diperlukan agar pengembangan ekonomi syariah lebih komprehensif dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Penguatan ekonomi syariah memerlukan kolaborasi berbagai disiplin ilmu agar lebih komprehensif dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta. Pembahasan difokuskan pada integrasi nilai-nilai syariah dalam pengelolaan kampus, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan program unggulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....