Bahasa Rahasia Lumba-lumba, Lebih dari Sekedar Bunyi

  • 06 Feb 2026 08:04 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Di laboratorium riset Jepang, para ilmuwan kini mengeksplorasi bagaimana lumba‑lumba menghasilkan suara kompleks yang serupa dengan pola musikal, sebuah pendekatan unik dalam studi komunikasi hewan. Penelitian ini memanfaatkan teknologi untuk memproyeksikan dan merekam suara lumba‑lumba guna memahami variasi vokalisasi mereka dalam lingkungan terkendali.

Peneliti dari Tokyo University of Marine Science and Technology, mengembangkan perangkat bernama dolphin‑speaker yang dapat memancarkan suara lumba‑lumba secara broadband. Teknologi ini memungkinkan ilmuwan memperdalam wawasan tentang bagaimana lumba‑lumba berkomunikasi dengan satu sama lain melalui berbagai frekuensi suara.

Melalui alat ini, suara yang dihasilkan lumba‑lumba dapat dipancarkan kembali ke kelompok lumba‑lumba lain untuk memicu respons vokal yang lebih kompleks. Metode tersebut membantu ilmuwan membedah struktur komunikasi lumba‑lumba yang selama ini sulit dipahami oleh manusia.

Selain itu, beberapa penelitian lain di Jepang, mencatat bahwa beragam vokalisasi lumba‑lumba, termasuk klik dan siulan, memiliki pola yang bisa dikategorikan hampir seperti melodi. Meski bukan musik dalam arti manusia, pola ini mencerminkan kompleksitas sosial dan kemampuan kognitif lumba‑lumba untuk berinteraksi lewat suara.

Fakta bahwa lumba‑lumba memiliki repertoar suara yang beragam menjadi fokus utama para ahli zoologi Jepang, yang ingin mengetahui apakah pola tersebut punya fungsi tertentu dalam kelompok sosial mereka. Penelitian semacam ini juga membuka pintu bagi pendekatan baru dalam pelestarian dan kesejahteraan mamalia laut.

Pakar perilaku hewan laut mengatakan bahwa lumba‑lumba menggunakan vokalisasi bukan hanya untuk navigasi atau mencari makanan, tetapi juga sebagai bagian dari sistem komunikasi sosial yang rumit. Kemampuan ini menunjukkan bahwa lumba‑lumba bukan sekadar hewan cerdas, tetapi juga punya sistem bahasa vokal yang kaya.

Meski demikian, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa lumba‑lumba benar‑benar bermain alat musik seperti manusia. Apa yang terlihat dalam riset ini lebih kepada upaya memahami suara alami mereka dan memproyeksikannya kembali dengan cara yang bisa dipelajari.

Dengan berkembangnya teknologi akustik dan minat riset yang meningkat, para ilmuwan di Jepang berharap dapat terus menguak rahasia komunikasi lumba‑lumba. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pelestarian spesies dan memperkaya pemahaman manusia tentang kecerdasan kehidupan laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....