STAIN SAR Kepri Perkuat Pengawasan Internal

  • 05 Feb 2026 10:22 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - STAIN SAR Kepri melaksanakan konsultasi dan koordinasi Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) SPI Tahun 2026 di Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Jakarta. Kegiatan ini sekaligus membahas pengelolaan Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan Whistle Blowing System (WBS).

Inspektur I Inspektorat Jenderal Kemenag RI Ahmadun menegaskan penyusunan PKPT harus berbasis risiko dan selaras dengan prioritas pengawasan nasional. Menurutnya, SPI memiliki peran strategis dalam memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta prinsip tata kelola yang baik.

“PKPT bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi instrumen penting untuk memastikan pengawasan yang efektif, pencegahan penyimpangan, serta peningkatan kualitas tata kelola di perguruan tinggi keagamaan,” kata Ahmadun, Kamis 5 Februari 2026.

Wakil Ketua II STAIN Kepri Almahfuz menyampaikan komitmen pimpinan dalam mendukung optimalisasi fungsi SPI. Ia juga menegaskan pentingnya penguatan sistem pengaduan masyarakat dan Whistle Blowing System (WBS).

“Pengelolaan Dumas dan WBS yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan responsif terhadap aspirasi publik,” ujarnya.

Kepala SPI STAIN Kepri, Muhammad Kadiansyah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyelaraskan rencana pengawasan internal dengan kebijakan Inspektorat Jenderal. Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pengaduan masyarakat (Dumas) dan Whistle Blowing System (WBS).

“Melalui kegiatan ini, kami berharap PKPT SPI Tahun 2026 dapat disusun secara komprehensif dan tepat sasaran, serta sistem pengaduan masyarakat dapat dikelola secara profesional, aman, dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, STAIN Kepri menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan internal dan membangun budaya integritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan terpercaya.

“Kami berkomitmen memperkuat pengawasan internal dan membangun budaya integritas,” ujar Almahfuz, mengakhiri.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....