Minyak Merah vs Minyak Goreng: Apa Perbedaannya?
- 19 Des 2024 13:41 WIB
- Tanjungpinang
KBRN Tanjungpinang: Minyak goreng sudah menjadi bahan pokok di hampir setiap rumah tangga di Indonesia. Namun, belakangan ini, masyarakat mulai memperhatikan dua jenis minyak yang sering digunakan dalam memasak, yakni minyak makan merah dan minyak goreng. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama dalam memasak, banyak orang masih bingung dengan perbedaan mendasar antara keduanya.
Dikutip dari https://gapki.id/news/ minyak makan merah, yang umumnya terbuat dari kelapa sawit, memiliki karakteristik warna merah yang khas. Warna merah pada minyak ini dihasilkan oleh kandungan karoten, khususnya beta-karoten, yang memberikan manfaat kesehatan, seperti mendukung kesehatan mata dan sebagai antioksidan.
Berbeda dengan minyak goreng sawit biasa, minyak makan merah diproduksi melalui proses minimal, yang berarti minyak ini tidak melalui proses penyulingan yang intensif. Proses ini memungkinkan minyak makan merah mempertahankan lebih banyak nutrisi alami, seperti vitamin A dan antioksidan.
Sebaliknya, minyak goreng sawit biasa menjalani proses penyulingan yang lebih kompleks. Pada proses ini, minyak dicampurkan dengan bahan kimia, seperti asam fosfat dan soda kaustik untuk menghilangkan asam lemak bebas.
Hasil dari proses penyulingan ini adalah minyak yang lebih jernih dan tidak berwarna merah, namun konsistensinya bisa lebih stabil dan tidak mudah teroksidasi. Proses penyulingan juga mengurangi kandungan nutrisi alamipada minyak, seperti vitamin dan antioksidan, menjadikannya kurang kaya nutrisi dibandingkan dengan minyak makan merah.
Dalam hal penggunaan, kedua minyak ini memiliki kegunaan yang berbeda. Minyak makan merah sering digunakan dalam masakan tradisional Indonesia, seperti, sambal goreng atau masakan khas Asia Tenggara yang membutuhkan rasa khas dan warna merah. Selain itu, minyak ini cocok untuk memasak dengan suhu tinggi, seperti menggoreng atau menumis.
Sedangkan minyak goreng lebih serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai jenis masakan, mulai dari menggoreng hingga menumis. Minyak ini juga lebih sering ditemukan di pasar dalam berbagai varian, seperti, minyak goreng serba guna, minyak goreng kelapa sawit, hingga minyak zaitun yang lebih cocok untuk salad dan memasak pada suhu rendah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....