Naskah Kuno Lingga Mulai di Data dan Didigitalisasi

  • 02 Okt 2026 16:26 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Sejumlah naskah kuno yang masih tersimpan di tengah masyarakat Kabupaten Lingga mulai ditelusuri dan didata. Hal itu untuk mencegah warisan pengetahuan masa lalu hilang tanpa jejak.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Identifikasi, Pendaftaran dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kepulauan Riau bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lingga.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Audio Visual Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lingga itu menjadi langkah awal untuk memetakan keberadaan naskah kuno yang selama ini belum seluruhnya terdata. Sebagian naskah diketahui masih tersimpan secara pribadi di rumah-rumah masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lingga, Sumiarsih, mengatakan naskah kuno bukan sekadar peninggalan sejarah. Di dalamnya terdapat informasi mengenai kehidupan masyarakat masa lalu, termasuk sejarah, adat istiadat, keagamaan, bahasa, sastra dan pengetahuan.

“Naskah kuno bukan sekadar peninggalan yang diwariskan oleh generasi terdahulu. Di dalamnya terdapat sumber pengetahuan dan jejak peradaban yang perlu kita jaga, kita lestarikan,” kata Sumiarsih, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurutnya, pendataan diperlukan untuk mengetahui jumlah, keberadaan dan kondisi naskah kuno yang masih tersimpan di masyarakat. Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah perlindungan dan pelestarian.

Selain identifikasi dan pendaftaran, digitalisasi menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan naskah. Dokumentasi dalam bentuk digital dapat membantu menjaga informasi yang terkandung di dalam naskah ketika kondisi fisiknya mengalami kerusakan akibat usia.

“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat diperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai keberadaan naskah kuno di wilayah Kabupaten Lingga, sehingga nantinya dapat ditindaklanjuti dalam upaya pelestarian dan perlindungannya,” katanya.

Sumiarsih berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pendataan. Hasil penelusuran diharapkan menjadi basis data untuk menyusun langkah pelestarian.

"Sekaligus memperkenalkan kekayaan naskah kuno Lingga kepada masyarakat luas," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....