Cegah Karhutla, Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Awasi Potensi Titik Api

  • 31 Agt 2026 11:05 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, menyusul prediksi musim kemarau yang masih berlangsung hingga September 2026. Pemerintah daerah mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat ikut mengawasi potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, kondisi kemarau perlu diantisipasi sejak awal. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya titik api di sejumlah wilayah Bintan.

“Ini mitigasi awal terkait karhutla yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk potensi ke depan. Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk sama-sama bersinergi dan berada pada tahap kesiapsiagaan,” ujar Roby, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Roby, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Masyarakat juga diminta berperan aktif dengan mengawasi lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan potensi kebakaran.

“Kalau ada pembakaran lahan yang disengaja, mari sama-sama kita awasi. Aparat dan masyarakat harus menjadi pengawas di wilayah masing-masing,” katanya.

Roby menyebut, luasnya wilayah hutan dan lahan di Bintan membuat potensi karhutla perlu mendapat perhatian serius, terutama selama musim kemarau. Ia menegaskan, penanganan bencana saat ini tidak hanya berfokus pada penanggulangan setelah kejadian, tetapi juga pada upaya pencegahan dengan melibatkan pemerintah, TNI-Polri, masyarakat dan dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....