Tanjungpinang Jajaki Teknologi Belanda Ubah Sampah Jadi Listrik
- 27 Jul 2026 13:07 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang membuka peluang kerja sama dengan perusahaan energi asal Belanda, ODC Energy, untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste-to-energy). Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan.
Perwakilan ODC Energy, Runa, mengatakan pihaknya menggandeng Harvest Waste Amsterdam yang memiliki pengalaman dalam teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Menurutnya, konsep yang ditawarkan juga mengintegrasikan pengelolaan sampah antara Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan agar operasional teknologi berjalan lebih optimal.
"Kami membawa komitmen tersebut untuk mengupayakan sistem pengolahan sampah terpadu di Tanjungpinang melalui teknologi pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau waste-to-energy yang telah sukses dikembangkan oleh tim Mr. Jan Harkema di Amsterdam," ujarnya, Senin, 27 Juli 2026.
Owner Harvest Waste Amsterdam, Mr. Jan Harkema, menyatakan kesiapan timnya membawa pengalaman dan teknologi yang telah diterapkan di Belanda untuk membantu pengelolaan sampah domestik di Tanjungpinang.
"Kami melihat potensi yang besar di sini, dan kami siap membawa keahlian teknis kami untuk membantu Tanjungpinang mengelola sampah domestik menjadi sumber energi yang bermanfaat," katanya.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyambut baik tawaran tersebut. Menurutnya, pemerintah terbuka terhadap teknologi yang mampu menghadirkan solusi pengelolaan sampah secara efisien dan ramah lingkungan.
"Jika ada solusi yang efisien, ramah lingkungan, dan dapat diterapkan secara nyata untuk pengolahan sampah di Tanjungpinang, kami sangat terbuka," ucap Lis.
Pemerintah Kota Tanjungpinang selanjutnya akan mengkaji aspek teknis, regulasi, kesiapan lahan, infrastruktur, serta peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan dan BP Batam sebelum rencana proyek tersebut direalisasikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....