Wali Kota Lis menghadiri kegiatan Halalbihalal Ikatan Kekeluargaan Bunguran Bar

  • 13 Apr 2026 11:12 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menghadiri kegiatan Halal Bihalal 1447H/ Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Kekeluargaan Bunguran Barat Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Veteran Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang, Minggu 12 Maret 2026.

Kegiatan Halalbihalal mengusung tema “Sebarkan Maaf, Kuatkan Silaturahmi dan Sucikan Hati untuk Meraih Kemenangan Idulfitri”, sebagai momentum mempererat tali persaudaraan pasca Hari Raya Idulfitri.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persatuan, serta menjaga hubungan harmonis antarwarga, khususnya masyarakat Bunguran Barat yang berada di Kota Tanjungpinang.

Halal Bihalal ini menjadi tradisi untuk saling menyapa dan memaafkan, terutama bagi yang belum sempat bertemu. Dalam kesempatan tersebut, Lis juga menyampaikan pesan budaya dan sejarah Melayu yang sarat makna. Lis menegaskan bahwa jati diri masyarakat tidak boleh terlepas dari akar sejarah dan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.

“Hari ini kita dipertemukan untuk saling memaafkan, membuka lembaran baru dengan hati yang bersih, mempererat kebersamaan, serta memperkuat komitmen kita dalam membangun Kota Tanjungpinang yang lebih baik. Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemko Tanjungpinang mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, Mohon Maaf Lahir Batin,” ujar Lis.

Lebih lanjut, Lis juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, gotong-royong, dan kebersamaan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini juga diharapkan hubungan kekeluargaan antaranggota semakin erat, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang yang harmonis dan sejahtera.

“Tak kan Melayu Hilang di Bumi, selagi kita menjaga khazanah Melayu di tanah Melayu. Jangan pernah kita lupakan sejarah, karena itu sebagai bagian dari upaya kita dalam memahami identitas dan memperkuat karakter masyarakat, dan dari sanalah kita bisa memahami jati diri serta arah pembangunan ke depan. Di sisi lain, perkembangan sistem digitalisasi saat ini juga semakin maju, sehingga menjadi peluang bagi kita untuk mendokumentasikan dan memperkenalkan sejarah serta budaya Melayu kepada generasi muda,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....