Lepas Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam, Gubernur Ansar Pesan Jaga Kesehatan
- 23 Apr 2026 07:25 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi melepas keberangkatan 445 calon jemaah haji kloter pertama Embarkasi Batam tahun 1447 H/2026 M di Aula Arafah II Asrama Haji Batam pada Rabu 22 April 2026. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan rohani yang menjadi impian besar bagi seluruh umat Muslim di Kepulauan Riau.
"Ibadah haji adalah perjalanan rohani yang luar biasa. Ini adalah kebanggaan bagi kami melihat antusiasme masyarakat Kepri yang begitu besar untuk menunaikan rukun Islam kelima ini,” ujar Ansar Ahmad.
Embarkasi Batam tahun ini menjadi pusat pemberangkatan strategis bagi 10.945 jemaah yang berasal dari empat provinsi, yaitu Kepri, Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi. Seluruh jemaah tersebut terbagi ke dalam 25 kelompok terbang (kloter) dan dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci menggunakan maskapai Saudia Airlines.
Gubernur Ansar mengingatkan para jemaah untuk mewaspadai tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi serta menjaga kondisi fisik selama menempuh perjalanan panjang. Ia juga meminta agar seluruh jemaah saling peduli dan tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan selama menjalankan ibadah.
"Tantangan kita tahun ini cukup besar, mulai dari cuaca ekstrem di Arab Saudi hingga kondisi fisik jemaah selama perjalanan panjang. Saya minta seluruh jemaah saling menjaga, peduli, dan tidak ragu meminta bantuan petugas,” Ia menambahkan.
Pemerintah berkomitmen menghadirkan program "Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan" dengan mengoptimalkan layanan One Stop Service di asrama haji. Melalui sistem ini, proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi paspor dilakukan secara terpadu agar jemaah memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum berangkat.
“Tidak ada satu pun tamu Allah yang boleh kita layani dengan setengah hati. Jemaah lansia menjadi prioritas dalam setiap tahapan pelayanan,” ucapnya
Seluruh petugas kloter dan tenaga medis telah disiagakan selama 24 jam untuk mendampingi jemaah serta melakukan mitigasi terhadap potensi kendala seperti keterlambatan penerbangan. Gubernur menegaskan bahwa setiap tamu Allah harus mendapatkan pelayanan terbaik tanpa kecuali, dengan prioritas utama pada jemaah lanjut usia.
Ansar berpesan agar jemaah fokus beribadah, menjaga kesehatan, serta mendoakan kebaikan bagi bangsa Indonesia dan Provinsi Kepulauan Riau. Dia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rukun Islam ini dengan lancar hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
"Panjatkan doa terbaik, tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk bangsa Indonesia dan Provinsi Kepulauan Riau," katanya.
Adapun rincian jemaah kloter pertama berasal dari Kabupaten Lingga sebanyak 27 orang, Kabupaten Bintan 44 orang, Kota Tanjungpinang 145 orang, dan Kota Batam 145 orang, serta didampingi empat orang petugas.
Sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Batam, Ansar memastikan seluruh panitia, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan petugas haji telah bekerja maksimal demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah melalui Kementerian Agama dan PPIH dalam menghadirkan program “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....