PGRI Tanjungpinang Lepas 8 Anggota Guru Berangkat Ibadah ke Tanah Suci

  • 20 Apr 2026 19:54 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Suasana pelepasan calon jemaah haji dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tanjungpinang yang dihadiri oleh pengurus PGRI dan Walikota Tanjungpinang. Di Kantor PGRI Kota Tanjungpinang menjadikan momen berharga sekaligus pembekalan calon jamaah haji menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Ketua PGRI Kota Tanjungpinang, Kariadi, mengatakan ibadah haji adalah panggilan yang tidak semua orang langsung mendapatkannya. Ia berharap momen ini memotivasi para guru yang belum mendaftar untuk segera mengambil kesempatan.

“Yang belum mendaftar, jangan menunda karena masa tunggu kini sangat panjang,” ucap Ketua PGRI Kota Tanjungpinang, Kariadi, Senin 20 April 2026.

Dirinya mengingatkan pentingnya kekompakan jemaah dalam satu kloter selama menjalankan ibadah. Menurutnya, kondisi di Tanah Suci sangat dinamis sehingga kebersamaan menjadi kunci keselamatan dan kelancaran ibadah.

“Saling menjaga dan saling membantu adalah kunci agar ibadah berjalan baik,” katanya.

Terdapat delapan orang anggota PGRI Kota Tanjungpinang yang tahun ini berangkat menunaikan ibadah haji. Bersama dengan 144 Jamaah asal Tanjungpinang yang akan berangkat ke embarkasi Batam pada 21 April 2026.

Calon jemaah haji, Joko Prayitno, seorang guru SMK negeri 3 Tanjungpinang mengaku panggilan haji merupakan anugerah luar biasa setelah menunggu selama 12 tahun sejak mendaftar pada 2014. Ia menyebut regulasi baru yang mewajibkan pemeriksaan kesehatan sebelum pelunasan menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah tahun ini.

“Saya sudah mendaftarkan haji sejak tahun 2014 lalu dan alhamdulillah bisa berangkat tahun ini,” ujarnya.

Ia juga membagikan kisah haru bahwa awalnya pendaftaran haji diperuntukkan bagi sang ibu. Namun takdir berkata lain setelah ibunya wafat pada 2019 dan ia melanjutkan porsi tersebut.

“Awalnya bukan untuk saya, tapi Allah akhirnya memanggil saya melalui jalan ini,” katanya.

Kegiatan pelepasan ini diharapkan menjadi penyemangat spiritual sekaligus penguat kebersamaan antaranggota PGRI Kota Tanjungpinang. Dukungan moral dari rekan sejawat diyakini menjadi bekal penting bagi delapan jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....