Rudenim Pusat Tanjungpinang Bersama BNN Bersatu Perangi Narkotika

  • 30 Apr 2025 14:16 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program pemerintah untuk memberantas peredaran narkoba. Langkah konkret ini diwujudkan melalui sinergi intensif dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang dalam berbagai kegiatan pencegahan dan penindakan.

Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan itu, menekankan pentingnya perang total melawan narkoba.

Keterangan photo : Penandatanganan kerjasama P4GN disaksikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Uji Sujoto.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang, Rakha Sukma Purnama, kepada RRI mengatakan sinergi dengan BNN adalah bentuk tanggung jawab untuk memastikan lingkungan Rudenim bersih dari narkoba. Rudenim Pusat Tanjungpinang memahami bahwa lingkungan deteni, meskipun dalam pengawasan ketat, tetap berpotensi menjadi celah bagi masuknya barang haram tersebut.

“Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi prioritas utama,” kata Rakha Sukma Purnama, Rabu (30/4/2025).

Rakha menyampaikan,program Rudenim Bersinar merupakan salah satau partisipsi aktif dan komitmen dalam pembinaan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap dan prekusor narkotika (P4GN).

“Narkoba ini ancaman serius, kita semua memiliki tanggungjawab untuk mencegah penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahaya narkotika. Serta meningkatkan pengetahuan memberikan informasi upaya pencegahan dan penanganan narkotika.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menciptakan lingkungan Rudenim ini sehat bebas narkotika,” tuturnya.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyambut baik inisiatif Rudenim Pusat Tanjungpinang ini. Kepala BNN Kota Tanjungpinang, Kombes Pol Abdul Hafidz, menyatakan bahwa kerja sama ini akan memperkuat upaya pemberantasan narkoba di wilayah tersebut. Rudenim memiliki peran strategis dalam mencegah masuknya narkoba dari luar.

“Fokusnya adalah pegawai rudenim ini bebas narkotika juga orang-orang pengasingan atau deportasi,” kata Kombes Pol Abdul Hafidz.

BNN akan terus mendukung langkah-langkah yang diambil Rudenim untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam upaya bersama memerangi narkoba.

“Kolaborasi ini menjadi strategi mendukung kebijakan asta cita presiden Prabowo memerangi narkotika,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....